KOTA PROBOLINGGO - BEDAINNEWS.COMā Pelaksana proyek pembangunan gedung DPRD Kota Probolinggo, CV Dua Putri Pertahana, menyatakan komitmennya untuk memacu percepatan capaian pekerjaan fisik guna mengatasi keterlambatan yang terjadi di lapangan.
Berdasarkan data terkini hingga minggu ke-18, progres kumulatif proyek baru menyentuh angka 58,45 persen. Angka ini menunjukkan adanya ketertinggalan yang cukup signifikan dibandingkan target rencana yang seharusnya telah mencapai 72,52 persen pada Jumat (16/10/2026).
Merespons deviasi atau selisih progres tersebut, pihak pelaksana segera menerapkan skema Schedule Development Meeting (SDM). Langkah strategis ini diambil guna mengejar target tambahan sebesar 22 persen agar proyek dapat selesai tepat waktu.
Perwakilan pelaksana, Muhammad Rushdi, mengonfirmasi bahwa upaya percepatan tersebut mulai menunjukkan hasil. Dalam capaian mingguan periode pertama, tim berhasil mencatatkan surplus progres sebesar 2,54 persen.
Teguran Keras Pengawas Terkait Material Non-Spesifikasi
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Guna mengoptimalkan sisa waktu delapan minggu yang tersedia, tim pelaksana kini memprioritaskan pengerjaan struktur utama, meliputi pekerjaan struktur beton, pengecoran pelat, balok, serta instalasi arsitektur.
Konsultan Pengawas dari CV Integral, Nasar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan tiga kali surat teguran resmi kepada pihak pelaksana akibat sejumlah temuan di lapangan.
"Kami melayangkan teguran SCM 1 dan SCM 2 karena adanya kendala mobilisasi material serta temuan penggunaan bahan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan," tegas Nasar.
Selain itu, pengawas juga mewajibkan penggunaan material pasir murni asal Lumajang guna menjamin kualitas dan standar kekuatan konstruksi gedung tersebut. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!