SORONG - BEDAINNEWS.COM — Warga di Sorong minta Aparat Penegak Hukum dan perangkat kelurahan bertindak tegas menertibkan permainan meriam spirtus kaleng, Kamis (29/10/2026).
Desakan penertiban tersebut mengemuka seiring maraknya aktivitas permainan berisiko tinggi yang dilakukan kalangan anak-anak dan remaja menjelang akhir tahun.
Selain memicu polusi suara yang meresahkan, penggunaan cairan kimia spirtus sebagai bahan bakar utama menyimpan potensi ancaman keselamatan jiwa secara serius.
Masyarakat khawatir ketiadaan penindakan tegas di lapangan akan memicu fatalitas seperti luka bakar parah hingga insiden kebakaran di kawasan permukiman.
Ancaman Bahaya Fisik dan Risiko Kebakaran Kawasan Permukiman
Secara teknis, konstruksi meriam buatan dari kaleng bekas dan penyemprot spirtus rawan mengalami kebocoran serta ledakan balik saat dipantik.
Risiko semburan api mendadak dapat mengenai wajah maupun anggota tubuh anak-anak yang memainkannya tanpa dilengkapi alat pelindung diri.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Selain itu, percikan api di sekitar area jalanan atau permukiman padat penduduk berpotensi memicu bencana kebakaran yang merugikan banyak pihak.
"Mainan ini sangat berbahaya karena memakai bahan mudah terbakar di tengah fasilitas publik," tegas warga pengguna jalan, Irman, saat ditemui.
Desakan Operasi Penertiban oleh APH dan Satpol PP
Guna mencegah munculnya korban jiwa, warga mendesak jajaran Satpol PP serta aparat kepolisian segera menggelar razia penertiban secara berkala.
Peran aktif pimpinan RT, RW, dan lurah sangat dibutuhkan dalam memberikan edukasi serta tindakan penyitaan terhadap rakitan meriam berbahaya tersebut.
Aparat Penegak Hukum (APH) diharapkan tidak menunggu timbulnya insiden maut sebelum mengambil langkah hukum penertiban yang nyata di lapangan.
Melalui tindakan tegas dan preventif dari pihak berwenang, kondusivitas serta keamanan lingkungan permukiman di Kota Sorong dapat terjaga sepenuhnya. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!