PROBOLINGGO - BEDAINNEWS.COM — Warga di Probolinggo bersihkan saluran air secara massal melalui aksi gotong royong guna memitigasi risiko bencana banjir, Sabtu (31/10/2026).
Aksi lingkungan bertajuk "Gotku Resik, Kanigaran Bergerak" tersebut dipusatkan di wilayah Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Gerakan ini lahir dari kebutuhan masyarakat akan sistem penanganan lingkungan yang lebih cepat, transparan, serta melibatkan partisipasi aktif warga.
Sejak pagi hari, puluhan warga berkumpul membawa cangkul, sekop, dan karung sampah untuk merapikan saluran drainase di pemukiman mereka.
Pembersihan Sedimentasi Mud dan Pemangkasan Rumput Liar
Fokus kerja bakti menyasar sejumlah titik drainase yang mengalami pendangkalan parah akibat penumpukan sedimentasi lumpur dan sampah domestik.
Sisa-sisa sampah plastik yang menggenang di dalam maupun sekitar saluran diangkat agar aliran air lancar tanpa hambatan.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Selain itu, rumput liar yang tumbuh rimbun di sepanjang pematang saluran turut dipangkas rapi demi menjaga estetika lingkungan.
Pembersihan secara berkala ini menjadi langkah preventif yang krusial sebelum datangnya puncak musim penghujan di wilayah perkotaan.
Mitigasi Bencana Hidrometeorologi dan Kesadaran Lingkungan Warga
Pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih efektif ketimbang merespons penanganan setelah bencana hidrometeorologi terlanjur menimbulkan kerugian materi.
Budaya gotong royong baru ini menempatkan masyarakat tidak sekadar sebagai penonton, tetapi menjadi pelopor utama solusi lingkungan.
Saluran air yang kini bebas dari sumbatan diharapkan mampu menampung debit air hujan secara optimal dan mencegah genangan.
Inisiatif swadaya warga Kanigaran ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Probolinggo yang tangguh bencana. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!