SORONG - BEDAINNEWS.COM โ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program Serbuan Teritorial (Serter) TNI Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dinilai memberikan dampak dan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di wilayah perkampungan.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti konkret kehadiran TNI di tengah-tengah rakyat. Menurutnya, kemanunggalan TNI bersama rakyat tidak sekadar slogan, melainkan diwujudkan lewat kerja nyata yang menjawab kebutuhan warga, Rabu (4/11/2026).
"Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panglima TNI Angkatan Darat melalui Kodam XVIII/Kasuari dan secara teknis dilaksanakan oleh Korem 181/Praja Vira Tama," ujar Ahmad Nausrau.
Bantu Akselerasi Pembangunan di Tengah Keterbatasan Fiskal
Ahmad menilai program Serter memiliki nilai strategis bagi Provinsi Papua Barat Daya, terutama dalam membantu mengurai keterbatasan anggaran atau fiskal daerah. Intervensi program fisik dan nonfisik yang didukung penuh anggaran TNI tersebut dinilai mampu mempercepat laju pembangunan daerah.

Ketua MRP Papua Barat Daya, Alfons Kambu, Rabu (4/11/26).dok: Mega/ Sorong PBD
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Dukungan senada turut disampaikan Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya, Alfons Kambu. Ia menyebut program Serter sebagai langkah terobosan dari pemerintah pusat yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput.
Sebagai pimpinan lembaga kultural Orang Asli Papua (OAP), Alfons berharap program pemberdayaan dan perbaikan infrastruktur semacam ini dapat terus berlanjut dan diperluas hingga menjangkau kawasan pelosok serta terisolasi.
Dorong Pendekatan Humanis Hingga Pelosok
Alfons juga mengimbau jajaran pimpinan TNI untuk terus memperkuat pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di tanah Papua. Menurutnya, aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga efektif dalam mempererat hubungan emosional serta mengikis persepsi negatif.
"Harapan saya, Panglima TNI terus melakukan pendekatan yang humanis sampai ke pelosok. TNI lahir dari masyarakat, sehingga kehadirannya juga harus memberikan manfaat dan ikut menyejahterakan masyarakat di daerah," kata Alfons Kambu.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Papua Barat Daya untuk bersinergi dan mendukung penuh pelaksanaan program-program TNI demi keberlanjutan pembangunan daerah.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!