BEDAINNEWS.COM — Dampak musim kemarau panjang mulai memukul sektor pertanian dan pemukiman warga di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Debat air di sejumlah sungai utama penyokong irigasi dilaporkan surut drastis hingga mengering total, Selasa (29/9/2026).
Kondisi kritis ini membuat para petani kesulitan mendapatkan pasokan air untuk menyelamatkan tanaman pertanian yang mulai layu dan terancam mati.
Petani Rogoh Kocek Demi Pompa Air
Imbas mengeringnya saluran irigasi, para petani terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk menyewa pompa air serta memanfaatkan sumur bor dangkal demi mempertahankan masa tanam. Jika kemarau berlanjut tanpa penanganan cepat, ancaman gagal panen massal dipastikan akan membayangi ketahanan pangan di wilayah tersebut.
"Sungai dan saluran irigasi yang biasa diandalkan kini kering. Tanaman terancam mati kalau tidak segera disiram," ujar warga setempat di lokasi terdampak.
Krisis Air Bersih Mengintai Warga
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Tak hanya merusak sektor pertanian, krisis air kini mulai merembet ke pemukiman warga untuk memenuhi kebutuhan MCK dan konsumsi harian. Beberapa desa bahkan telah mengajukan bantuan pasokan air bersih darurat kepada pemerintah daerah.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan dinas terkait segera mendistribusikan bantuan air bersih serta memfasilitasi solusi irigasi darurat bagi para petani. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!