Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Trotoar Masjid Agung Pandeglang Jadi Benteng Ekonomi Rakyat Kecil

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain|
Jumat, 25 September 2026 pukul 07.39 WIB
|
1 menit baca
Trotoar Masjid Agung Pandeglang Jadi Benteng Ekonomi Rakyat Kecil
Lapak Nina di kawasan trotoar Masjid Agung Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (25/09/2026)
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Kisah Nina Herlina besarkan lima anak dari lapak UMKM warisan di trotoar Masjid Agung Pandeglang Banten. Ruang publik penopang ekonomi warga
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Kawasan trotoar Masjid Agung Kabupaten Pandeglang, Jalan Makam Pahlawan Nomor 1, Banten, menjelma menjadi ruang perputaran ekonomi yang riuh bagi para pelaku...

2

Sejak pagi hingga sore hari, deretan lapak pedagang tak pernah sepi disinggahi warga maupun pengendara yang berburu kuliner.

3

Lapak Warisan Penopang Lima Anak.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PANDEGLANG - BANTEN - BEDAINNEWS.COM — Kawasan trotoar Masjid Agung Kabupaten Pandeglang, Jalan Makam Pahlawan Nomor 1, Banten, menjelma menjadi ruang perputaran ekonomi yang riuh bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Jumat (25/9/2026).

Sejak pagi hingga sore hari, deretan lapak pedagang tak pernah sepi disinggahi warga maupun pengendara yang berburu kuliner.

Lapak Warisan Penopang Lima Anak

Beragam hidangan dijajakan, mulai dari jajanan tradisional, makanan ringan, minuman segar, hingga santapan berat. Namun di balik transaksi harian tersebut, kawasan pusat ibadah ini menyimpan kisah ketangguhan para pedagang dalam menopang dapur keluarga.

Salah satunya dirasakan oleh Nina Herlina (38). Perempuan ini telah menggantungkan hidupnya di kawasan Masjid Agung Pandeglang selama hampir satu dekade. Usaha kuliner yang dijalaninya merupakan peninggalan orang tua yang kini sepenuhnya ia teruskan.

"Saya sendiri sudah meneruskan berjualan di sini sekitar enam tahun. Dulu orang tua yang dagang, sekarang saya yang melanjutkan untuk menyambung hidup dan membiayai sekolah lima anak saya," ujar Nina saat ditemui di lokasi.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Ruang Publik Penggerak Ekonomi Rakyat

Bagi Nina dan puluhan pedagang kecil lainnya, setiap porsi makanan yang terjual membawa pundi-pundi harapan.

Keberadaan ruang publik di sekitar Masjid Agung Pandeglang tidak sekadar berfungsi sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial, tetapi tumbuh menjadi benteng pertahanan ekonomi rakyat kecil demi memenuhi kebutuhan hidup serta masa depan pendidikan anak-anak mereka.#

Kontributor: Yayan Rosyansah (Pandeglang - Banten)

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:UMKM PandeglangMasjid Agung Pandeglangberita PandeglangNina Herlina Pandeglangekonomi Bantenpedagang kaki lima PandeglangbedainnewsPandeglang - banten
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...