SORONG - BEDAINNEWS.COM — Pekerja di Sorong tekan bujet nongkrong kedai kopi melalui kiat hemat pengeluaran rutin mingguan tanpa mengabaikan kebutuhan keluarga, Senin (26/10/2026).
Strategi cerdas tersebut diterapkan oleh Ira (28), seorang pekerja admin bengkel yang aktif mengatur anggaran finansial kesehariannya di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Menikmati waktu senggang di tempat minum kopi tidak harus menguras kantong jika dilakukan dengan pembatasan frekuensi kunjungan serta kontrol pesanan yang ketat.
Ira membagikan cara sederhana untuk memangkas pengeluaran dengan membiasakan diri makan terlebih dahulu di rumah sebelum berangkat ke lokasi nongkrong bersama kolega.
Strategi Makan Rumah dan Alokasi Tujuh Puluh Ribu Seminggu
Trik makan kenyang dari rumah membuat Ira cukup memesan segelas minuman favorit saat berkunjung ke kedai kopi pilihan di pusat kota.
Melalui skema tersebut, ia mampu menghemat pengeluaran hingga hanya membelanjakan sekitar Rp35.000 untuk sekali sesi santai melepas penat aktivitas kerja harian.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Kalau mau hemat makan dulu dari rumah, tujuannya biar yang dipesan cuma minuman saja," kata Ira.
Dengan membatasi jadwal nongkrong sebanyak dua kali dalam sepekan, total anggaran hiburan yang ia keluarkan sangat terukur sebesar Rp70.000 per minggu.
Bantu Perekonomian Keluarga dan Manajemen Keuangan Produktif
Keputusan menekan biaya hiburan luar rumah diambil Ira demi menjaga keseimbangan tanggung jawabnya dalam membantu mencukupi belanja kebutuhan dasar di rumah.
Sebagai anak muda produktif, ia rutin menyisihkan pendapatan bulanan untuk membelikan sembako, sabun cuci, kebutuhan mandi, hingga pembayaran tagihan listrik keluarga.
Kisah Ira menjadi contoh nyata literasi keuangan praktis bagi generasi muda daerah dalam menyikapi maraknya tren tempat minum kopi moderen.
Kedisiplinan mengelola uang saku terbukti ampuh membuat gaya hidup bersantai tetap berjalan selaras dengan pemenuhan kewajiban ekonomi rumah tangga.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!