Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Uniknya Tradisi Baarak di Pauh, Arak Pengantin Sarat Makna

Kontributor: Yopi Herdiansyah (Padang - Sumatera Barat)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 19 Oktober 2026 pukul 04.36 WIB
|
1 menit baca
Uniknya Tradisi Baarak di Pauh, Arak Pengantin Sarat Makna
rangkaian pesta pernikahan (baralek), seperti yang berlangsung di Padang, pada Minggu (18/10/2026). Doc. Yopi Herdiansyah, Bedain News
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Tradisi baarak dalam pesta baralek di Nagari Pauh, Padang, tetap lestari meski zaman berubah. Intip keunikan prosesi arak-arakan pengantin Minang di sini!
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Tradisi baarak tetap berdiri kokoh sebagai salah satu kekayaan adat dan budaya Minangkabau yang terus diwariskan.

2

Hingga kini, prosesi ini masih jamak dijumpai dalam berbagai helat adat, khususnya pada rangkaian pesta pernikahan ( baralek ), seperti yang berlangsung pada...

3

Masyarakat Nagari Pauh, Kota Padang, menjadi salah satu yang konsisten merawat tradisi baarak ini sebagai bagian tak terpisahkan dari ritual baralek .

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PADANG - BEDAINEWS.COM โ€” Tradisi baarak tetap berdiri kokoh sebagai salah satu kekayaan adat dan budaya Minangkabau yang terus diwariskan. Hingga kini, prosesi ini masih jamak dijumpai dalam berbagai helat adat, khususnya pada rangkaian pesta pernikahan (baralek), seperti yang berlangsung pada Minggu (18/10/2026).

Masyarakat Nagari Pauh, Kota Padang, menjadi salah satu yang konsisten merawat tradisi baarak ini sebagai bagian tak terpisahkan dari ritual baralek.

Dalam pelaksanaannya, baarak merupakan prosesi mengarak anak daro dan marapulai (pasangan pengantin) bersama rombongan keluarga besar menyusuri ruas jalan yang telah ditentukan menuju lokasi resepsi.

Suasana semarak menyelimuti prosesi ini lewat iringan musik tradisional khas Minangkabauโ€”seperti talempong, bansi, dan gandang. Anggunnya busana adat Minangkabau yang dikenakan rombongan kian mempertegas identitas dan keagungan budaya setempat.

Tak sekadar arak-arakan visual, baarak sarat akan nilai kekeluargaan dan struktur adat yang kuat. Kehadiran para ninik mamak, angku datuak, pariuk nan janiah (sumandan), hingga masyarakat sekitar menjadi simbol legitimasi sosial dan dukungan penuh terhadap pasangan yang baru membina rumah tangga.

Seiring berjalannya waktu, tradisi baarak turut bertransformasi menyelaraskan diri dengan zaman. Jika dahulu rombongan pengantin berjalan kaki atau menaiki bendi, kini moda transportasi berhias seperti kendaraan mirip kereta kencana hingga odong-odong hias kerap dimanfaatkan sesuai kondisi dan kepraktisan tanpa mengurangi kesakralan acara.

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Penyesuaian zaman ini membuktikan bahwa baarak bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan tradisi hidup (living tradition) yang terus mempertemukan nilai adat, kehangatan keluarga, dan kebersamaan masyarakat Minangkabau dalam satu bingkai kebudayaan.B

Kontributor: Yopi Herdiansyah (Padang - Sumatera Barat)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Tradisi BaarakBaralek MinangkabauNagari PauhPernikahan Adat MinangBudaya MinangPadang
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

4 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...