Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Sorotan

Terbengkalai di Banjer, Aset Pemprov Sulut Berpotensi Rugikan Negara

Kontributor: Johni Sela (Manado - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 5 Oktober 2026 pukul 02.40 WIB
|
1 menit baca
Terbengkalai di Banjer, Aset Pemprov Sulut Berpotensi Rugikan Negara
Kondisi bangunan aset Pemprov Sulut yang terbengkalai, Senin (05/10/2026) Foto: Johni Sela (Manando-Sulut)
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Keberadaan aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado, kembali menyita perhatian publ...
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Sebuah bangunan rumah yang berdiri di atas tanah milik provinsi tersebut terlihat memprihatinkan dan seolah dibiarkan tanpa perawatan.

2

Pantauan awak media Bedainnews.com pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 08.12 WITA menunjukkan fisik bangunan sudah rusak di beberapa bagian.

3

Cat dinding mengelupas, atap terlihat lapuk, serta halaman sekitar dipenuhi rumput liar dan semak yang tidak terkendali.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

MANADO - SULUT - BEDAINEWS.COM – Keberadaan aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado, kembali menyita perhatian publik.

Sebuah bangunan rumah yang berdiri di atas tanah milik provinsi tersebut terlihat memprihatinkan dan seolah dibiarkan tanpa perawatan.

Pantauan awak media Bedainnews.com pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 08.12 WITA menunjukkan fisik bangunan sudah rusak di beberapa bagian. Cat dinding mengelupas, atap terlihat lapuk, serta halaman sekitar dipenuhi rumput liar dan semak yang tidak terkendali.

Kondisi ini memperkuat kesan bahwa bangunan strategis dekat pusat kota tersebut sudah lama ditelantarkan.

Ancam Estetika dan Keamanan Lingkungan

Berdasarkan data yang dihimpun, aset berupa tanah dan bangunan ini masuk dalam daftar pengawasan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta BKPSDM Provinsi Sulawesi Utara. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda penanganan maupun pemanfaatan yang jelas dari instansi terkait.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Selain merusak estetika kawasan pemukiman padat penduduk, kondisi bangunan terbengkalai menyerupai "rumah hantu" ini berpotensi menimbulkan masalah keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Tikala. Padahal, sebagai kekayaan daerah, aset tersebut seharusnya dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar memiliki nilai ekonomi maupun fungsi sosial bagi masyarakat.

Redaksi Masih Menunggu Konfirmasi Pemprov

Penelantaran fisik aset daerah bukan sekadar masalah pencatatan administratif di atas kertas. Jika terus dibiarkan tanpa perawatan, nilai ekonomis bangunan dipastikan merosot tajam dan berisiko memicu kerugian keuangan negara.

Hingga berita ini diturunkan, Bedainnews.com telah berupaya mengonfirmasi pihak BPKAD maupun Pemprov Sulut melalui saluran resmi. Namun, belum ada tanggapan resmi yang diberikan terkait rencana penataan atau pemanfaatan aset di Kelurahan Banjer tersebut.

Publik kini menunggu langkah nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk segera mendata ulang dan mengoptimalkan seluruh aset tidur demi tertib administrasi dan kepentingan warga. B

Kontributor: Johni Sela (Manado - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:AsetPemerintah Provinsi SulawesiKelurahan BanjerKecamatan TikalaManado - sulut
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...