MANADO - BEDAINNEWS.COM ā Sumur tua milik keluarga Ingkirang-Kapantouw di Kelurahan Ranomut, Tikala, Manado, terus memancarkan air bersih.
Meskipun wilayah Kota Manado dilanda gelombang musim kemarau panjang tanpa hujan selama enam bulan terakhir, sumur tersebut tidak pernah mengering.
Sumur galian yang telah berusia 30 tahun ini menjadi andalan utama keluarga Alfrets Ingkirang-Kapantouw untuk memenuhi kebutuhan harian rumah tangga.
Kondisi tersebut menjadi fenomena menarik mengingat mayoritas warga permukiman lain di wilayah Manado mulai kesulitan mengakses pasokan air bersih harian.
"Sudah enam bulan musim kemarau dan tak turun hujan, sumur kami tetap ada mata airnya," ujar Alfrets, kepada Bedainnews.com, Rabu (21/10/2026).
Solusi Pasokan Air Tetangga dan Harapan Perhatian Pemerintah
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Alfrets mengungkapkan bahwa keberadaan mata air sumurnya tidak hanya dikonsumsi sendiri, melainkan turut dibagikan secara gratis kepada para tetangga sekitar.
Struktur tanah di wilayah Kelurahan Ranomut terbukti masih memiliki daya simpan cadangan air tanah yang sangat kuat meski curah hujan minim.
Keluarga rutin merawat area sekitar sumur tua tiga dekade ini agar kondisi mata air tetap jernih serta terhindar dari pencemaran.
Masyarakat berharap pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pemetaan sumber air warga guna mengatasi ancaman krisis kekeringan yang makin meluas.
Aksi kepedulian berbagi air bersih ini membantu meringankan beban hidup warga Kecamatan Tikala dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem musim kemarau.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!