Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Sorotan

Stok Pertalite dan Solar Kosong, SPBU Gabus Indramayu Tunggu Pasokan

Kontributor: Ade Nur|Editor: Redaksi Bedain|
Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 15.58 WIB
|
1 menit baca
Stok Pertalite dan Solar Kosong, SPBU Gabus Indramayu Tunggu Pasokan
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
SPBU Gabus Indramayu kehabisan stok Pertalite dan Solar! Cek penyebab kelangkaan dan aturan kuota BBM bersubsidi di sini.
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

COM โ€“ Stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Gabus, Kabupaten Indramayu...

2

Pihak SPBU masih menunggu kedatangan pasokan berikutnya agar pelayanan pengisian dapat kembali berjalan.

3

Ketua SIP SPBU setempat, Anton, menjelaskan bahwa pengiriman BBM menggunakan mobil tangki dengan kapasitas berbeda.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

INDRAMAYU - IINDRAMAYU, BEDAINNEWS.COM โ€“ Stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Gabus, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dilaporkan kosong pada Selasa (20/10/2026).

Pihak SPBU masih menunggu kedatangan pasokan berikutnya agar pelayanan pengisian dapat kembali berjalan.

Ketua SIP SPBU setempat, Anton, menjelaskan bahwa pengiriman BBM menggunakan mobil tangki dengan kapasitas berbeda. Namun, jumlah BBM yang diterima setiap SPBU bergantung pada alokasi dan pembagian pasokan.

โ€œUntuk pengiriman, ada mobil tangki berkapasitas 16 kiloliter maupun 24 kiloliter. Namun, alokasi yang diterima di sini bisa sekitar 8 kiloliter atau 8.000 liter, sesuai pembagian pasokan,โ€ jelas Anton.

Menurutnya, pengaturan distribusi tersebut memengaruhi ketersediaan stok di SPBU. Ketika persediaan habis, pihak SPBU harus menunggu pengiriman berikutnya sebelum dapat kembali melayani pengisian BBM sesuai ketersediaan.

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Selain pengaturan pasokan, pembelian BBM bersubsidi juga mengikuti mekanisme pengendalian yang berlaku. Salah satunya melalui penggunaan barcode untuk jenis BBM yang dipersyaratkan, guna membantu mengatur pembelian sesuai ketentuan.

Anton menambahkan, pembelian BBM menggunakan jeriken dengan surat rekomendasi dari unit pelaksana teknis daerah (UPTD) memiliki batas kuota tersendiri. Penerima harus mengambil BBM sesuai jumlah yang telah ditetapkan.

โ€œUntuk pengguna yang membawa surat rekomendasi, ada batas pengambilan sesuai kuota. Misalnya, jatahnya 100 liter dalam satu minggu. Kalau kuotanya sudah habis, pengambilan berikutnya harus menunggu periode selanjutnya,โ€ ungkapnya.

Pengaturan kuota dan distribusi tersebut menjadi bagian dari mekanisme penyaluran BBM bersubsidi. Sementara itu, kedatangan pasokan berikutnya menjadi hal yang dinantikan agar pelayanan Pertalite dan Solar di SPBU tersebut dapat kembali berjalan. B

Kontributor: Ade Nur|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:BBM KosongSPBU Gabus IndramayuKelangkaan PertaliteSolar BersubsidiBerita Indramayu
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...