Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Hanya Buka 2 Jalur, SPBU Lileu Pidie Diprotes Keras Warga!

Kontributor: Iskandar (Pidie - Aceh)|Editor: Redaksi Bedain|
Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 03.32 WIB
|
1 menit baca
Hanya Buka 2 Jalur, SPBU Lileu Pidie Diprotes Keras Warga!
Kondisi terkini SPBU Lileu No: 14.241.470 di Gampong Blang Lileue, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh. Doc. Iskandar, Bedain News.
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Pelayanan SPBU Lileu di Pidie menuai protes usai antrean Pertalite mengular di jam sibuk pagi hari. Warga desak buka empat jalur pengisian!
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Pelayanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lileu Nomor 14.241.470 di Gampong Blang Lileue, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh, dikeluhkan warga.

2

Pasalnya, antrean panjang kendaraan yang membeli BBM jenis Pertalite mengular pada jam sibuk pagi hari akibat terbatasnya jalur pengisian yang dibuka, Selasa...

3

Banda Aceh tersebut terpantau sejak pukul 07.25 WIB.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PIDIE - BEDAINNEWS.COM โ€” Pelayanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lileu Nomor 14.241.470 di Gampong Blang Lileue, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh, dikeluhkan warga. Pasalnya, antrean panjang kendaraan yang membeli BBM jenis Pertalite mengular pada jam sibuk pagi hari akibat terbatasnya jalur pengisian yang dibuka, Selasa (20/10/2026).

Pemandangan antrean kendaraan di SPBU yang dikelola PT Mutiara Famili Jaya di Jalan Medanโ€“Banda Aceh tersebut terpantau sejak pukul 07.25 WIB. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu efisiensi waktu masyarakat, khususnya para guru, pekerja kantoran, serta orang tua yang hendak mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah.

Warga Desak Pengelola Buka Empat Jalur Pengisian

Salah seorang warga Kecamatan Mutiara, Mutia Dewi, mengungkapkan bahwa penumpukan kendaraan terjadi murni karena kelalaian pengoperasian fasilitas. Menurutnya, pihak petugas SPBU hanya mengoperasikan dua jalur pengisian dari kapasitas yang ada.

"Antrean panjang Pertalite ini disebabkan petugas SPBU hanya membuka dua jalur. Seharusnya pada pagi hari bisa dibuka empat jalur pengisian Pertalite, karena banyak guru, pekerja kantor, dan orang tua yang mengantarkan anaknya ke sekolah," ujar Mutia Dewi.

Ia menegaskan, penambahan atau pembukaan seluruh jalur pengisian pada jam padat merupakan solusi operasional yang sangat realistis untuk mempercepat pelayanan serta mengurangi waktu tunggu konsumen.

Harapan Evaluasi Manajemen SPBU Lileu

Warga berharap pemilik SPBU Lileu, Deni Hanim, beserta manajemen pengelola PT Mutiara Famili Jaya segera melakukan evaluasi terhadap pola pelayanan staf di lapangan, terutama saat jam sibuk pagi hari.

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterlibatan maupun keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Lileu terkait alasan teknis pengoperasian dua jalur pengisian tersebut. Warga menuntut adanya perubahan segera demi kenyamanan publik di Kabupaten Pidie.B

Kontributor: Iskandar (Pidie - Aceh)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:SPBU LileuAntrean PertaliteKabupaten PidieBerita AcehPT Mutiara Famili Jaya
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...