MANADO- SULUT - BEDAINNEWS.COM – Aroma harum seduhan kopi merambah lembut di Jalan TNI Nomor 1, Tikala, Manado. Sabtu (3/10/2026) siang, sekitar pukul 13.00 WITA, Rumah Kopi Teras yang terletak tepat di samping Kantor Walikota Manado mulai diramaikan oleh lalu lalang pelanggan.
Di sudut terasnya, deretan bangku perlahan terisi penuh. Pegawai kantor, mahasiswa, hingga warga lokal berbaur menikmati hangatnya perbincangan. Namun, di balik riuhnya suasana kafe modern yang kini dikenal sebagai Sparta Tikala ini, tersimpan rekam jejak sejarah kota yang amat berkesan.
Transformasi Bangunan dan Jejak Sang Pensiunan Tentara
Sebelum berlihak fungsi menjadi rumah kopi sekitar lima tahun lalu, bangunan dua lantai ini merupakan Hotel Amarta. Penginapan legendaris yang beroperasi selama lebih dari dua dekade tersebut didirikan oleh Rauf Moo, seorang pensiunan prajurit tentara asal Provinsi Gorontalo.
Seiring berjalannya waktu dan setelah Rauf Moo berpulang di usia senja, bangunan penuh kenangan itu bertransformasi. Alih fungsi menjadi tempat nongkrong kekinian tidak melunturkan kenangan masa lalu yang melekat pada setiap sudut dindingnya.
"Suasana di sini sangat nyaman dan harga menu terjangkau. Yang membuat makin betah adalah nuansa nostalgianya," ujar salah satu pengunjung setia di lokasi.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Suasana tenang, obrolan yang hangat, serta kenangan akan sosok Rauf Moo menjadikan Sparta Tikala lebih dari sekadar tempat minum kopi. Tempat ini adalah saksi bisu perjalanan dinamika Kota Manado dari masa ke masa.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!