SIGI - BEDAINNEWS.COM, SIGI — Sekolah di Sigi desak pembongkaran sisa bangunan lama bekas gempa yang mengalami kemiringan parah demi menjamin keselamatan jiwa para siswa, Selasa (27/10/2026).
Ancaman fisik struktur bangunan tua tersebut dikeluhkan pihak manajemen SMAN 1 Sigi, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.
Meskipun proyek rekonstruksi tiga Ruang Kelas Baru (RKB) dan satu laboratorium kimia sedang digenjot, bayang-bayang reruntuhan sisa gempa masih menghantui.
Pihak sekolah berharap adanya instruksi serta intervensi cepat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk merobohkan sisa struktur berbahaya tersebut.
Ancaman Keselamatan Jiwa Siswa dan Kebutuhan Zona Hijau
Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Niluh Ratna Kusuma Dewi, S.Pd., menegaskan bahwa pembersihan puing dan tembok miring sangat mendesak dilakukan.
Langkah pembongkaran total ini krusial agar area rawan tersebut dapat segera dibersihkan dari potensi bahaya susulan yang mengancam aktivitas harian pelajar.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Selain menghilangkan potensi kecelakaan, lahan bekas bangunan tersebut diproyeksikan untuk dialihfungsikan menjadi zona hijau atau taman sekolah yang aman.
"Kami berharap ada penanganan cepat merobohkan sisa bangunan miring agar area tersebut aman dan bisa dijadikan taman sekolah," ungkap Niluh.
Percepatan Infrastruktur Baru dan Harapan Pemulihan Pendidikan
Di tengah kekhawatiran ancaman struktur lama, pengerjaan fisik proyek revitalisasi pascabencana terus dikebut oleh pihak panitia di lapangan.
Pencapaian minggu kesebelas konstruksi telah menembus angka 46 persen lebih dengan pengadaan fasilitas mebel meja dan kursi besi berkualitas tinggi.
Sinergi yang kuat antara pihak sekolah, komite, dan pengawasan teknis dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pemulihan dunia pendidikan pascagempa.
Dengan tuntasnya pembongkaran gedung berbahaya dan rampungnya ruang kelas baru, proses kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Sigi diharapkan kembali normal sepenuhnya. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!