BONE BOLANGO - BEDAINNEWS.COM — Menanggapi sorotan tajam warganet di media sosial terkait dugaan pengabaian prosedur demi memprioritaskan kerabat pejabat, pihak manajemen RSUD Toto Kabila memberikan penegasan tegas terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan pasien.
Direktur RSUD Toto Kabila, Iwan Usman, memastikan bahwa dalam pelayanan medis darurat, prioritas penanganan pasien murni ditentukan berdasarkan kondisi klinis dan tingkat kegawatdaruratan melalui mekanisme triase yang ketat.
Iwan menegaskan, pasien yang membutuhkan pertolongan medis segera wajib mendapatkan prioritas utama tanpa memandang status sosial, jabatan, maupun latar belakang ekonomi apakah pasien umum atau peserta BPJS Kesehatan.
"Jabatan tidak boleh menjadi tiket untuk melampaui aturan. Penanganan medis didasarkan pada kebutuhan klinis darurat, bukan karena siapa yang datang," tegas Iwan Usman, Senin (2/11/2026).
Terkait adanya tudingan miring mengenai intimidasi atau penghentian pelayanan tenaga kesehatan demi kepentingan pihak tertentu, Iwan menyatakan pihaknya terbuka untuk melakukan pemeriksaan dan klarifikasi secara objektif berdasarkan fakta di lapangan.
Sebagai rumah sakit pemerintah, RSUD Toto Kabila berkomitmen untuk terus menjaga profesionalisme, menghormati hak setiap pasien secara adil, serta menerima kritik konstruktif demi perbaikan layanan publik ke depan.B
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!