Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Rahasia Asam Podeh Pelalawan: Terung Asam Tembus Rp60 Ribu

Kontributor: Andi Sasoko (Pelalawan – Riau)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 19 Oktober 2026 pukul 06.07 WIB
|
1 menit baca
Rahasia Asam Podeh Pelalawan: Terung Asam Tembus Rp60 Ribu
Para ibu siapkan masakan Asam Podeh sebagai sajian utama yang paling dinanti, Senin (19/10/2026). Doc. Andi Sasoko, Bedain News
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Harga terung asam khas Pelalawan tembus Rp60 ribu per kg! Kenali keistimewaan bahan utama Asam Podeh Melayu yang tak tergantikan ini.
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Pada setiap gelaran hajatan maupun acara syukuran di tengah kehidupan masyarakat Melayu—khususnya di Kabupaten Pelalawan, Riau—kehadiran sajian tradisional...

2

Di antara sekian banyak menu istimewa, masakan Asam Podeh senantiasa menjadi sajian utama yang paling dinanti, Senin (19/10/2026).

3

Rasia kelezatan Asam Podeh terletak pada penggunaan terung asam sebagai bahan baku utamanya.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PELALAWAN - BEDAINNEWS.COM — Pada setiap gelaran hajatan maupun acara syukuran di tengah kehidupan masyarakat Melayu—khususnya di Kabupaten Pelalawan, Riau—kehadiran sajian tradisional menjadi perlambang kehangatan dan kebersamaan. Di antara sekian banyak menu istimewa, masakan Asam Podeh senantiasa menjadi sajian utama yang paling dinanti, Senin (19/10/2026).

Rasia kelezatan Asam Podeh terletak pada penggunaan terung asam sebagai bahan baku utamanya. Komoditas lokal ini dipadukan secara pas dengan olahan ikan sungai segar khas daerah, seperti ikan patin atau ikan baung, yang dimasak bersama racikan bumbu kaya rempah. Perpaduan tersebut melahirkan sensasi rasa asam, gurih, dan pedas yang begitu kuat serta otentik di lidah.

Cita Rasa Otentik yang Bernilai Jual Tinggi

Daya tarik terung asam yang tak tergantikan dalam seni memasak Melayu berdampak langsung pada nilai ekonomisnya di pasar. Di pasar-pasar tradisional wilayah Pelalawan, harga terung asam saat ini menembus angka lumayan tinggi, yakni mencapai Rp60.000 per kilogram.

Nominal harga tersebut bahkan melampaui harga beberapa bahan kebutuhan pokok harian lainnya. Tingginya harga terung asam dipicu oleh besarnya permintaan pasar, terutama saat musim hajatan warga, sementara ketersediaan hasil panen tanaman herbal lokal ini terbilang cukup terbatas.

Warisan Kuliner yang Tak Lekang Oleh Waktu

Kendati harganya melonjak di pasaran, masyarakat Melayu Pelalawan tetap setia memburu terung asam demi menjaga keaslian cita rasa masakan leluhur. Penggunaan bahan alternatif dianggap tidak mampu menggantikan keasaman alami serta aroma khas yang dihasilkan oleh buah terung asam tersebut.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Keberadaan terung asam dan olahan Asam Podeh membuktikan bahwa seni kuliner tradisional Melayu tidak pernah lekang oleh perjalanan waktu. Bahan racikan lokal ini terus dicari dan tetap menjadi identitas kuliner yang tak pernah ditinggalkan oleh masyarakat Pelalawan dari generasi ke generasi.B

Kontributor: Andi Sasoko (Pelalawan – Riau)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Terung AsamAsam PodehKuliner PelalawanKuliner Melayu
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...