Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

PSM Makassar Benteng Tunggal Sepak Bola Indonesia Timur

Kontributor: Redaksi|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 12 Oktober 2026 pukul 07.13 WIB
|
1 menit baca
PSM Makassar Benteng Tunggal Sepak Bola Indonesia Timur
Ilustrasi kesebelasan masyarakat bola di Sulawesi Selatan, Senin (12/10/2026). Foto: Ilustrasi AI
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Panggung kompetisi kasta tertinggi Liga 1 Indonesia musim ini menyimfoni potret yang ironis bagi peta kekuatan olahraga nasional. Di tenga...
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

klub mapan asal Pulau Jawa dan Sumatra, nama besar PSM Makassar berdiri tegak sebagai satu-satunya perwakilan wilayah timur.

2

Kehadiran mereka di kasta tertinggi pada Senin (12/10/2026) menjadi simbol perjuangan yang sangat krusial bagi kedaulatan sepak bola di kawasan tersebut.

3

Klub yang berjuluk Juku Eja atau Ikan Merah ini kini tengah memikul beban moral yang amat berat di pundak mereka.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

JAKARTA - BEDAINNEWS.COM — Panggung kompetisi kasta tertinggi Liga 1 Indonesia musim ini menyajikan potret yang sangat ironis bagi peta kekuatan olahraga nasional.

Di tengah kepungan klub-klub mapan asal Pulau Jawa dan Sumatra, nama besar PSM Makassar berdiri tegak sebagai satu-satunya perwakilan wilayah timur.

Kehadiran mereka di kasta tertinggi pada Senin (12/10/2026) menjadi simbol perjuangan yang sangat krusial bagi kedaulatan sepak bola di kawasan tersebut.

Klub yang berjuluk Juku Eja atau Ikan Merah ini kini tengah memikul beban moral yang amat berat di pundak mereka.

Mereka bukan sekadar klub, melainkan benteng tunggal sekaligus penyambung lidah bagi marwah sepak bola di seluruh kawasan timur Nusantara.

Pabrik Talenta Tanpa Mahkota di Kasta Utama

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Kondisi ini terasa sangat janggal jika kita menengok kembali sejarah serta kontribusi nyata kawasan timur terhadap sepak bola Tanah Air.

Wilayah Sulawesi, Kepulauan Maluku, hingga Tanah Papua telah lama dikenal sebagai "kawah candradimuka" bagi para pemain berbakat nasional.

Mereka dikenal sebagai pencetak pemain dengan naluri tajam, kecepatan tinggi, serta mental baja yang selalu memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Namun, absennya nama-nama legendaris seperti Persipura Jayapura di kasta utama menunjukkan adanya masalah serius yang tengah terjadi saat ini.

Hilangnya klub potensial dari Sulawesi Utara dan Maluku menegaskan adanya ketimpangan tata kelola serta tantangan finansial yang berat bagi klub daerah.

Tantangan Geografis dan Ketimpangan Industri

Terpilihnya PSM Makassar sebagai satu-satunya wakil timur memotret betapa kerasnya tantangan dalam industri sepak bola modern saat ini.

Tingginya biaya logistik perjalanan antar-pulau saat laga tandang menjadi salah satu kendala utama yang harus dihadapi oleh setiap klub.

Selain itu, keterbatasan infrastruktur stadion standar internasional serta minimnya penetrasi sponsor besar kerap menggulung klub timur ke divisi bawah.

Meski demikian, prinsip Siri’ Na Pacce menjadi bahan bakar utama yang membuat Juku Eja tetap mampu bertahan dengan kuat.

Falsafah kebanggaan dan harga diri masyarakat Sulawesi Selatan ini membuat mereka terus bersaing di papan atas meski dalam keterbatasan.

Harapan Kebangkitan dan Pemerataan Industri

Kehadiran tunggal PSM Makassar di Liga 1 semestinya menjadi alarm keras bagi PSSI serta seluruh pengelola kompetisi di Indonesia.

Sepak bola Indonesia sangat membutuhkan pemerataan industri dan pembinaan grassroots yang berkeadilan, terutama di kawasan wilayah timur Nusantara.

Hal ini sangat penting agar potensi besar yang dimiliki daerah tidak mati suri dan tetap dapat berkembang secara berkelanjutan.

Menjaga nyala api PSM Makassar di kasta tertinggi bukan sekadar urusan meraih poin di atas lapangan hijau saja.

Ini adalah upaya merawat asa dan kebanggaan jutaan anak muda di Indonesia Timur yang bermimpi menembus panggung sepak bola profesional.B

Kontributor: Redaksi|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:TimurSepakIndonesiaMakassarJAKARTA
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...