BUKITTINGGI - BEDAINNEWS.COM — Proyek SPAM di Bukittinggi kucur anggaran APBN Rp33 Miliar lebih guna tingkatkan pasokan air bersih bagi masyarakat perkotaan, Sabtu (24/10/2026).
Proyek strategis Pemerintah Pusat melalui Peningkatan IPA SPAM Tabek Gadang Kapasitas 20 Liter/detik dan Optimalisasi SPAM Sungai Tanang tersebut resmi berjalan di lapangan.
Pekerjaan fisik sarana air minum daerah tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Rah Rah Red Wana Bhakti dengan dukungan pengawasan konsultan supervisi terpadu.
Peningkatan fasilitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) ini dirancang khusus guna mengubah pasokan air baku menjadi air minum siap konsumsi yang higienis bagi warga.
Bentang Pipa HDPE 17,8 Kilometer dan Penggunaan Teknologi SCADA
Pengembangan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini mencakup penataan ulang sumber air baku, proses pengolahan, penampungan, hingga distribusi pelanggan.
Pihak pelaksana proyek mengonfirmasi bahwa total bentangan pipa ketahanan tinggi jenis High-Density Polyethylene (HDPE) yang dipasang mencapai sepanjang 17,8 kilometer.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Pengoperasian sistem pengolahan air bersih modern ini turut dilengkapi dengan teknologi kontrol otomatis jarak jauh berteknologi Remote System dan SCADA.
Penerapan teknologi digital tersebut berfungsi memantau operasional secara otomatis, menekan potensi kesalahan manusia, serta mempercepat penanganan saat terjadi gangguan teknis.
Target Tuntas Juni 2027 dan Solusi Permanen Krisis Air Bersih
Proyek bernilai kontrak Rp33 miliar bersumber dari APBN 2026–2027 ini membutuhkan waktu pelaksanaan pengerjaan selama 365 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari.
Keseluruhan proses konstruksi jaringan pipa dan optimalisasi instalasi pengolahan ditargetkan rampung secara menyeluruh pada bulan Juni 2027 mendatang.
Kehadiran infrastruktur pendistribusian air modern di Embung Tabek Gadang diproyeksikan menjadi solusi permanen dalam mengentaskan problem krisis air bersih warga Kota Bukittinggi.
Pemerintah optimistis keandalan layanan air minum yang terdistribusi lancar bakal meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara signifikan.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!