INDRAMAYU - BEDAINNEWS.COM โ Seorang peserta berkostum Power Rangers menarik perhatian saat aksi unjuk rasa warga Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026).
Di tengah aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan agar Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukajati mengundurkan diri dari jabatannya.
Peserta berkostum superhero itu berada di barisan depan massa. Penampilannya menjadi pemandangan tak biasa dalam aksi yang membawa persoalan serius terkait kepemimpinan di tingkat desa.
Unjuk rasa tersebut menjadi sarana warga menyampaikan keberatan dan aspirasi atas persoalan yang tengah menjadi perhatian masyarakat. Massa berharap tuntutan mereka mendapat perhatian dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Camat Haurgeulis, Rory Firmansyah, hadir mewakili pemerintah untuk menerima aspirasi peserta aksi. Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
โDengan telah disampaikannya tuntutan tersebut, kami berharap teman-teman AMUK bisa kembali ke rumah masing-masing dan tidak berbuat yang macam-macam,โ kata Rory.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses yang sedang berlangsung dan menjaga situasi tetap damai. Menurutnya, penyelesaian persoalan perlu dilakukan sesuai tahapan agar tidak memicu gangguan keamanan.
Untuk mengamankan jalannya aksi, sekitar 200 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan di lokasi. Pengamanan tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan selama massa menyampaikan tuntutan.
Kapolsek Haurgeulis, AKP Saefullah, mengatakan aksi berlangsung tertib dan terkendali. Ia mengapresiasi peserta yang menyampaikan pendapat secara damai tanpa mengganggu ketertiban umum.
โTerima kasih sudah menyampaikan aksi dengan tertib dan kondusif,โ ujar Saefullah.
Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu persoalan baru.
Aksi berlangsung aman dengan pengawalan aparat gabungan. Warga diharapkan tetap mengedepankan ketertiban, sementara aspirasi yang disampaikan diharapkan mendapat tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!