MANADO - BEDAINNEWS.COM - Pohon beringin ikonik di kawasan Pohon Kasih, Kawasan Mega Mas Manado, Sulawesi Utara, kini dalam kondisi kering meranggas pada Sabtu (10/10/2026).
Penyusutan dan gugurnya dedaunan hijau pohon peneduh ini terjadi akibat dampak fenomena musim kemarau panjang yang menerpa wilayah Manado sejak beberapa bulan terakhir.
Pantauan langsung media pada pukul 13.00 WITA menunjukkan ranting beringin gundul tanpa daun, sehingga memicu keluhan para pengunjung ruang publik pantai tersebut.
Warga setempat serta wisatawan yang biasa berolahraga sore atau menikmati pemandangan matahari terbenam mengaku kehilangan area berteduh favorit mereka.
Fungsi Ruang Terbuka Hijau dan Nilai Sosial Warga
Pohon beringin ini berada di kawasan reklamasi seluas 37 hektare di Jalan Piere Tendean (Boulevard) yang menghadap langsung ke Teluk Manado. Selain bernilai ekologis sebagai peneduh alami, beringin ini memiliki memori kolektif sosial-budaya bagi warga Manado saat mengunjungi ikon kawasan Pohon Kasih.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Kondisi meranggas ini dikhawatirkan bertahan lama seiring prediksi puncak musim kemarau yang berlangsung hingga akhir Oktober 2026.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola kawasan Mega Mas maupun Pemkot Manado belum memberikan rincian langkah penyelamatan atau penanaman pohon pengganti. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!