SANGIHE - BEDAINNEWS.COM ā Keterbatasan modal dan lahan tidak menyurutkan tekad Rida Gabriel (50), petani asal Kampung Petta Barat, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, untuk berkarya di sektor pertanian. Bersama istrinya, Saoda, ia sukses menyulap lahan rawa yang dipandang sebelah mata menjadi area pertanian produktif.
Memulai perjalanan secara otodidak sejak 2023, perjuangan Rida berbuah manis. Setelah sukses menjuarai lomba PKK dan membudidayakan pare raksasa berbobot hingga satu kilogram per buah, ia mampu meraup pendapatan sekitar Rp17 juta dalam satu periode tanam.
Dari Pinjam Lahan hingga Miliki Tanah Sendiri
Rida menceritakan, sebelum memiliki lahan sendiri, ia dan istri harus meminjam tanah orang lain dan mengawali bercocok tanam menggunakan polibag.
"Alhamdulillah, Allah SWT memberikan petunjuk. Dari yang awalnya hanya meminjam lahan orang, sekarang kami sudah bisa membeli dan memiliki dua lahan sendiri," ungkap Rida saat ditemui di lahan miliknya, Minggu (1/11/2026).
Berkat kerja keras dan ketekunannya, lahan rawa yang dulunya tak bernilai kini menjelma menjadi sumber penghidupan menjanjikan bagi keluarganya.B
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!