Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Kemarau Panjang di Sangihe, Petani Desak Bantuan Pengairan!

Kontributor: Iskandar (Sangihe - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 2 November 2026 pukul 03.01 WIB
|
1 menit baca
Kemarau Panjang di Sangihe, Petani Desak Bantuan Pengairan!
Petani Petta Sangihe siasati kemarau panjang dan lonjakan pupuk dengan takaran khusus. Mereka harapkan subsidi pupuk dan pompa air dari pemerintah, Senin (02/11/26). Dok: Iskandar/ Sangihe
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Hantaman kemarau panjang dan mahalnya harga pupuk buat petani Sangihe pusing! Simak desakan mereka kepada pemerintah demi selamatkan lahan tani.
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Para petani di Kampung Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, harus memutar otak menghadapi hantaman kemarau panjang di tengah...

2

Meski diuji berbagai kendala, semangat mereka mengelola ribuan tanaman cabai, jagung manis, hingga semangka tidak surut.

3

Untuk menyiasati musim kemarau, petani mengatur ulang jadwal pemupukan dan menggunakan pupuk Powersoil guna menjaga kelembapan tanah serta menghemat penggunaan...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

SANGIHE - BEDAINNEWS.COM — Para petani di Kampung Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, harus memutar otak menghadapi hantaman kemarau panjang di tengah melonjaknya harga sarana produksi pertanian. Meski diuji berbagai kendala, semangat mereka mengelola ribuan tanaman cabai, jagung manis, hingga semangka tidak surut.

Untuk menyiasati musim kemarau, petani mengatur ulang jadwal pemupukan dan menggunakan pupuk Powersoil guna menjaga kelembapan tanah serta menghemat penggunaan air.

Harapkan Subsidi dan Pompa Air

Di tengah keterbatasan tersebut, para petani mengelola skala penanaman yang cukup besar. Namun, membengkaknya biaya perawatan membuat mereka harus bekerja jauh lebih ekstra.

Merespons kondisi ini, para petani sangat mengharapkan intervensi nyata dari pemerintah daerah. Mereka meminta kemudahan akses rekomendasi pupuk bersubsidi serta dukungan fasilitas penunjang pengairan seperti pompa air Sanyo dan selang.

"Kami berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan sektor pertanian, terutama dengan mendorong kestabilan harga pupuk dan obat-obatan serta rekomendasi mendapatkan pembelian pupuk bersubsidi," harap para petani di lokasi lahan pertanian.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Dukungan fasilitas dan kestabilan harga dinilai menjadi kunci utama agar usaha pertanian rakyat di Sangihe tetap dapat bertahan di tengah cuaca ekstrem.B

Kontributor: Iskandar (Sangihe - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Petani SangiheKemarau PanjangFasilitas PengairanPupuk Bersubsidi
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...