PROBOLINGGO - BEDAINNEWS.COM — Perseroda PT Bahari Tanjung Tembaga (BTT) optimistis mampu menggenjot penerimaan daerah melalui rencana investasi pembangunan fasilitas pembekuan ikan (cold storage) di kawasan Pelabuhan Probolinggo. Proyek tersebut diproyeksikan mampu mencetak omzet hingga Rp3 miliar per tahun.
Rencana bisnis tersebut disampaikan Direktur Perseroda PT BTT, Noviyadi, saat menanggapi masukan Komisi II DPRD Kota Probolinggo mengenai alokasi penyertaan modal daerah sebesar Rp9,8 miliar, Selasa (13/10/2026).
Pembangunan Cold Storage dan Sarana Pendukung
Noviyadi menjelaskan, dari total rencana investasi Rp9,8 miliar, alokasi terbesar senilai Rp5,87 miliar difokuskan untuk pembangunan Air Blast Freezer (ABF) dan Cold Storage. Langkah ini diambil guna merespons tingginya permintaan pembekuan ikan di pelabuhan perikanan setempat.
"Rencana ini tetap berjalan karena permintaan pembekuan ikan sangat tinggi. Proyeksi potensi omzet hingga Rp3 miliar per tahun dengan perhitungan efektif kerja sekitar enam bulan setelah proses pembangunan," terang Noviyadi.
Sisa alokasi investasi daerah dialokasikan untuk pembelian armada transportasi operasional, pembuatan gudang dan bengkel Rp400 juta, pengadaan alat jaringan, operasional perusahaan Rp1,7 miliar, serta kas sebesar Rp550 juta.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Transparansi Appraisal dan Status Lahan
Terkait penetapan appraisal aset, Noviyadi menegaskan bahwa proses penilaian berada penuh di tangan BPPKAD melalui instansi independen tanpa adanya intervensi dari pihak manajemen BUMD.
Mengenai kendala status lahan, pihak PT BTT menilai hal tersebut sebagai dinamika komunikasi antarlembaga yang siap diselesaikan secara kondusif demi kelancaran investasi daerah.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!