KABUPATEN BANDUNG - BEDAINNEWS.COM — Perpusnas di Jakarta gelar pembekalan daring guna mengasah kemampuan menulis esai para Relawan Literasi Masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan penguatan kapasitas literasi tersebut diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melalui platform ruang pertemuan Zoom Meeting.
Pelatihan intensif ini difokuskan khusus pada penguasaan teknik penulisan esai dengan menghadirkan Pustakawan Ahli Pertama Perpusnas RI, Novi Prasetyo Utami, S.I.Pust.
Program ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan keterampilan para agen literasi dalam merangkum serta menuangkan rekam jejak pengabdian mereka di akar rumput.
Tahapan Pembekalan dan Partisipasi Aktif Peserta Daerah
Rangkaian pelatihan daring ini dirancang secara bertahap dalam tiga sesi guna menjangkau total 125 orang peserta yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.
Pada pelaksanaan sesi kedua kali ini, sebanyak 48 orang peserta Relima antusias menyimak pemaparan materi serta teknik menyusun karya tulis ilmiah populer.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Antusiasme peserta tercermin dari keaktifan diskusi selama sesi pembekalan yang berlangsung efisien dari pukul 13.30 hingga 14.30 WIB tersebut.
"Melalui pelatihan ini para relawan diharapkan mampu membagikan kisah inspiratif pengabdian mereka secara sistematis," ungkap penyelenggara di sela kegiatan.
Pengembangan Karya Tulis Berstandar Jurnalistik Tinggi
Keterampilan menyusun esai yang baik menjadi modal utama bagi para penggerak membaca dalam mendokumentasikan dinamika sosial kemasyarakatan di wilayah masing-masing.
Hasil pembelajaran ini diproyeksikan mampu menghasilkan karya-karya naratif bernilai jurnalistik tinggi yang menginspirasi gerakan budaya baca nasional.
Sinergi antara Perpusnas RI dan penggerak daerah ini membuktikan komitmen bersama dalam memperkuat fondasi literasi bangsa hingga ke tingkat desa.
Melalui karya tulis yang sistematis, perjuangan agen literasi di lapangan dapat tersampaikan secara luas dan memberikan dampak perubahan nyata. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!