SANGIHE - BEDAINNEWS.COM ā Berjualan hasil bumi bukan sekadar mencari tumpukan keuntungan bagi Norista, warga Kampung Bowongkulu, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Aktivitas menjajakan pisang, cabai, pepaya, kangkung, hingga umbi-umbian menjadi satu-satunya sandaran hidup demi menopang kebutuhan dapur keluarganya sehari-hari, Sabtu (17/10/2026).
Dengan modal yang tergolong terbatas, Norista tidak hanya menjual hasil panen kebun sendiri, tetapi juga membeli hasil pertanian dari tetangga di kampungnya untuk dipasarkan kembali.
Rela Ranting Berjualan Keliling ke Pemukiman dan Pelabuhan
Ketika lapak di emperan toko Pasar Petta tidak bisa digunakan, Norista bersama rekan-rekan sesama pedagang kecil tidak kehilangan akal demi menyambung hidup.
Mereka rela berjalan kaki menjajakan dagangan secara keliling, menyusuri lorong-lorong rumah warga di kawasan Petta hingga ke area kompleks Pelabuhan Petta.
"Bagi kami yang penting bisa jualan jujur. Walau harus jalan jauh sampai ke pelabuhan, yang penting anak dan keluarga di rumah bisa makan," tuturnya ketegarannya.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Semangat pantang menyerah para pedagang kecil di kawasan perbatasan NKRI ini menjadi potret nyata ketangguhan ekonomi warga lokal di tengah keterbatasan sarana dan fasilitas pasar.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!