BANGKA TENGAH - BEDAINNEWS.COM — Perajin perahu di Bangka Tengah bikin armada tangkap nelayan tradisional berbekal keterampilan dan ketelitian khusus, Minggu (25/10/2026).
Dedikasi perajin kayu pembuat armada laut tersebut ditekuni oleh Pak Andi, salah seorang warga kawasan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.
Ia secara konsisten memproduksi perahu-perahu kayu berkualitas yang menjadi tumpuan utama masyarakat pesisir dalam mengarungi lautan untuk mencari ikan.
Dalam memproduksi satu unit perahu utuh, Pak Andi membutuhkan waktu pengerjaan selama satu bulan penuh dengan estimasi biaya mencapai Rp15 juta.
Tingkat Kesulitan Haluan Perahu dan Ketelitian Konstruksi Kayu
Berdasarkan penuturan Pak Andi, bagian paling rumit dan membutuhkan konsentrasi tinggi terletak pada proses pembentukan kerangka kepala atau haluan perahu.
Bagian moncong depan kapal tersebut menuntut presisi tingkat tinggi agar lengkungan kayu simetris serta mampu membelah gelombang laut dengan aman.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Bagian tersulit itu membentuk kerangka haluan perahu, butuh ketelitian khusus agar bentuknya presisi dan perahu seimbang di laut," ujar Pak Andi.
Kesalahan kecil dalam proses pembentukan struktur kerangka awal dapat berakibat fatal pada daya tahan serta kelayakan layar perahu saat menerjang ombak.
Penopang Ekonomi Nelayan Koba dan Desakan Perhatian Pemerintah
Profesi sebagai pembuat perahu tradisional merupakan pilar vital yang menjamin keberlangsungan mata pencaharian para nelayan tangkap di Bangka Tengah.
Keterampilan langka berbasis kearifan lokal ini membutuhkan daya tahan fisik, kesabaran, serta pengalaman bertahun-tahun yang tidak dapat digantikan mesin instan.
Keberadaan perajin seperti Pak Andi patut mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah daerah guna menjaga keberlanjutan tradisi kemaritiman lokal.
Dukungan sarana bahan baku dan permodalan diharapkan terus mengalir agar produksi perahu kayu nelayan Koba tetap bertahan menopang ekonomi pesisir.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!