Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Perajin Kue Sangihe Keluhkan Harga Sagu

Kontributor: Iskandar (Sangihe – Sulawesi Utara)|Editor: Redaksi Bedain|
Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 06.18 WIB
|
1 menit baca
Perajin Kue Sangihe Keluhkan Harga Sagu
Kue khas dari Sangihe provinsi Sulut, Jumat (09/10/2026). Foto: Iskandar, Sangihe-Sulut
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Di balik renyahnya kue tradisional khas Kepulauan Sangihe yang diminati hingga ke luar daerah, tersimpan perjuangan keras para perajin rum...
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Mereka harus memutar otak untuk mempertahankan usaha di tengah kenaikan harga bahan baku dan kelangkaan pasokan sagu.

2

Dalna, seorang perajin kue asal Kampung Tola, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengungkapkan bahwa lini produksi kue kering seperti...

3

Lonjakan harga paling signifikan dirasakan pada bahan utama sagu.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

SANGIHE - BEDAINNEWS.COM — Di balik renyahnya kue tradisional khas Kepulauan Sangihe yang diminati hingga ke luar daerah, tersimpan perjuangan keras para perajin rumahan. Mereka harus memutar otak untuk mempertahankan usaha di tengah kenaikan harga bahan baku dan kelangkaan pasokan sagu.

Dalna, seorang perajin kue asal Kampung Tola, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengungkapkan bahwa lini produksi kue kering seperti bangket, bagea, speku, dan kue gulung kini diuji oleh membengkaknya biaya produksi, Jumat (9/10/2026).

Dampak Krisis Musim Kemarau

Lonjakan harga paling signifikan dirasakan pada bahan utama sagu. Harga yang sebelumnya berkisar Rp150.000 per karung ukuran 20 kilogram, kini meroket hingga mencapai Rp300.000.

Tidak hanya mahal, ketersediaannya pun semakin sulit diperoleh akibat dampak musim kekeringan yang melanda wilayah Sangihe dalam beberapa bulan terakhir.

Selain sagu, kenaikan harga turut merembet pada komponen kemasan plastik, bumbu dapur, telur, hingga kelapa.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Meski demikian, Dalna bersama perajin lainnya tetap berusaha memproduksi hingga 150 bungkus kue per hari guna memenuhi pesanan lokal maupun kiriman ke luar daerah seperti Jakarta.

Para perajin berharap adanya kestabilan harga bahan pokok serta perhatian serius dari pemerintah daerah agar warisan kuliner khas Sangihe ini tetap bertahan di tengah gempuran tantangan ekonomi.B

Kontributor: Iskandar (Sangihe – Sulawesi Utara)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:HargaSangihePerajinSagu
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...