Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Pascapensiun, Gimen Buka Warung demi Cukupi Biaya Hidup

Kontributor: Yusuf Simanjuntak |Editor: Redaksi Bedain|
Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 09.11 WIB
|
1 menit baca
Pascapensiun, Gimen Buka Warung demi Cukupi Biaya Hidup
Warung Gimen. Foto: Yusuf/bedainnews.com
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Tak cukup andalkan uang pensiun demi biaya anak sekolah, mantan karyawan PTPN IV di Sergai ini nekat buka warung kopi. Simak perjuangan hidupnya!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Gimen, warga Desa Gunung Pane, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, harus menjalani hidup dengan membuka warung kopi di...

2

Pascapensiun, Gimen tidak lagi memiliki pekerjaan tetap, sementara biaya hidup harus terus dipenuhi.

3

Mirisnya, uang pensiun yang diterimanya setiap bulan jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi ia masih memiliki anak yang sedang...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

SERDANG BEDAGAI - BEDAINNEWS.COM - Gimen, warga Desa Gunung Pane, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, harus menjalani hidup dengan membuka warung kopi di Simpang Pondok Lima setelah pensiun dari karyawan PTPN IV Regional I.

Pascapensiun, Gimen tidak lagi memiliki pekerjaan tetap, sementara biaya hidup harus terus dipenuhi. Mirisnya, uang pensiun yang diterimanya setiap bulan jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi ia masih memiliki anak yang sedang menempuh pendidikan di sekolah.

Kendati demikian, Gimen tidak ingin berputus asa dan hanya mengeluh. Menurutnya, hidup harus terus berjalan. Dengan bermodalkan izin penggunaan tempat dari perusahaan, Gimen membuka warung kopi dan makanan kering sembari mencoba peruntungan nasibnya.

Dalam kesehariannya, Gimen bersama istrinya membuka dagangan setiap pagi hingga menjelang malam sebelum akhirnya menutup warungnya.

Kontributor: Yusuf Simanjuntak |Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Pensiunan PTPN IVKisah InspiratifSerdang BedagaiCerita Kehidupan
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...