SANGIHE - BEDAINNEWS.COM ā Pengolah Sagu di Sangihe hadapi dampak kemarau panjang yang memicu keterbatasan air bersih serta lonjakan harga pangan lokal, Selasa (27/10/2026).
Kondisi tersebut dialami para pembuat dan pedagang sagu di wilayah Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.
Kelangkaan pasokan air bersih sebagai bahan utama pengolahan mengakibatkan volume produksi sagu menurun drastis di tingkat produsen.
Dampaknya terasa langsung pada kenaikan harga jual di Pasar Petta, tempat pemasok dan pedagang mendistribusikan bahan pangan pokok daerah tersebut.
Lonjakan Harga Pasar dan Kendala Air Bersih Pengolahan
Pemasok sagu Kampung Tola, Rahman (64), mengungkapkan harga sagu kemasan karung lima kilogram melonjak dari Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu.
Sementara itu, untuk kemasan karung ukuran 20 kilogram yang semula dijual Rp150 ribu kini melonjak hingga kisaran Rp325 ribu sampai Rp350 ribu.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Naik turunnya harga selain karena kurangnya air, juga karena stok yang diolah pengelola sagu lainnya berkurang," jelas Rahman di lokasi penjualan.
Meskipun harga melonjak, para pemasok dan pedagang terus berupaya menjaga fleksibilitas kesepakatan harga demi mempertahankan daya beli konsumen harian.
Dinamika Penjualan Pasar dan Ketahanan Penghidupan Pedagang
Pedagang sagu Kampung Bowongkulu, Jalu, menambahkan bahwa tingkat penjualan sagu sangat bergantung pada tingkat keramaian pembeli di Pasar Petta.
Pada hari pasar besar seperti Selasa, Kamis, dan Sabtu, penjualan sagu mampu mencapai dua hingga tiga karung untuk kebutuhan konsumsi lokal maupun oleh-oleh.
Namun, Fluktuasi jumlah pengunjung kerap membuat barang dagangan tidak habis terjual, sehingga menambah beban tantangan ekonomi para pedagang.
Keterbatasan bahan baku dan kondisi pasar membuktikan bahwa pengolahan sagu merupakan benteng penghidupan lokal yang butuh perhatian penanganan kekeringan. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!