SANGIHE - BEDAINNEWS.COM — Pemadaman listrik di Sangihe ancam keberlangsungan usaha konter pulsa mikro akibat matinya akses jaringan internet dan perangkat transaksi, Kamis (29/10/2026).
Ketergantungan pada stabilitas pasokan energi energi listrik dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kecil di Desa Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Sebagai daerah kepulauan terluar, gangguan pemadaman arus listrik kerap melumpuhkan seluruh aktivitas layanan pengisian saldo, token listrik, hingga pembayaran tagihan warga.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada hilangnya potensi pendapatan harian pedagang eceran yang menggantungkan nasib pada kelancaran daya listrik.
Dampak Pemadaman Listrik Terhadap Pelayanan Transaksi Digital
Stabilitas pasokan listrik memegang peranan vital dalam menggerakkan mesin mesin pendorong ekonomi digital berbasis aplikasi di tingkat desa perbatasan.
Pemilik konter pulsa di Tabukan Utara, Ruskin (56), mengungkapkan bahwa pemadaman pasokan daya listrik membuat seluruh perangkat pengisi saldo tidak dapat berfungsi.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Kalau listrik hidup berarti kami juga hidup. Kalau padam seharian, kami harus menerima kenyataan tidak ada pemasukan sama sekali," tutur Ruskin di konternya.
Gangguna sinyal komunikasi yang menyertai pemadaman daya kerap membuat para pelanggan batal melakukan transaksi keuangan mendesak.
Semangat Ketabahan Pelaku Usaha Kecil di Garis Perbatasan
Kendati dibayang-bayangi kerugian akibat kendala teknis kelistrikan, para pelaku usaha mikro memilih tetap bertahan menjaga asa serta komitmen pelayanan warga.
Ketekunan membuka konter hingga malam hari dilakukan demi memastikan kebutuhan lauk pauk dan bumbu dapur keluarga dapat terus terpenuhi.
Dukungan keandalan daya dari pihak pengelola energi sangat diharapkan guna menjamin kelancaran aktivitas ekonomi kerakyatan di pulau terdepan.
Melalui ketahanan usaha rakyat, denyut perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia diharapkan dapat terus berputar secara stabil. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!