Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Sorotan

Pekerja di Sangihe Protes Data Kesejahteraan Sosial Tak Sesuai

Kontributor: Iskandar Bariyah (Sangihe - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain|
Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 05.31 WIB
|
1 menit baca
Pekerja di Sangihe Protes Data Kesejahteraan Sosial Tak Sesuai
Warga protes status desil kesejahteraan sosial di Sangihe, Selasa (27/10/2026). Doc: Iskandar Bariyah, Bedain News
šŸš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Pekerja pengolahan sagu di Sangihe protes penetapan status desil kesejahteraan sosial yang dinilai tidak sesuai dengan realitas ekonomi bawah.
⚔ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Pekerja di Sangihe protes ketidaksesuaian penetapan status desil kesejahteraan sosial yang dinilai tidak mencerminkan realitas ekonomi bawah, Selasa...

2

Sorotan tajam tersebut disuarakan oleh para pelaku usaha mikro pengolahan sagu tradisional di wilayah Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe...

3

Keluhan ini muncul di tengah himpitan lonjakan harga bahan baku akibat kemarau panjang yang menguji ketahanan ekonomi para pekerja sektor informal.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

BEDAINNEWS.COM — Pekerja di Sangihe protes ketidaksesuaian penetapan status desil kesejahteraan sosial yang dinilai tidak mencerminkan realitas ekonomi bawah, Selasa (27/10/2026).

Sorotan tajam tersebut disuarakan oleh para pelaku usaha mikro pengolahan sagu tradisional di wilayah Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Keluhan ini muncul di tengah himpitan lonjakan harga bahan baku akibat kemarau panjang yang menguji ketahanan ekonomi para pekerja sektor informal.

Pendataan tingkat kesejahteraan yang tidak akurat dikhawatirkan berdampak pada salah sasaran dalam penyaluran program perlindungan sosial dari pemerintah.

Pertanyakan Status Desil Enam dan Realitas Ekonomi Lapangan

Salah seorang perintis pengolah sagu Kampung Tola, Rahman (64), mengungkapkan keheranannya saat mendapati keluarganya ditetapkan dalam kategori desil enam.

Padahal, sumber penghidupan harian keluarganya murni bergantung pada hasil produksi dan pasokan sagu tradisional yang fluktuatif di pasar lokal.

šŸ“² KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Kondisi riil di lapangan menunjukkan bahwa pendapatan dari pengolahan sagu sangat rentan terhadap faktor cuaca dan tingkat kunjungan pembeli.

"Apakah kondisi ekonomi keluarga kami sudah tergambar secara tepat dalam pendataan kesejahteraan masyarakat ini," ujar Rahman mempertanyakan validitas data.

Urgensi Pemutakhiran Data Valid bagi Pekerja Sektor Informal

Kasus yang dialami pekerja informal di perbatasan utara Indonesia ini mencerminkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan terpadu daerah.

Keakuratan instrumen pengukuran sosial ekonomi sangat krusial agar hak-hak masyarakat prasejahtera dan buruh harian benar-benar terlindungi secara adil.

Dinas Sosial dan instansi terkait diharapkan turun tangan melakukan verifikasi faktual guna memastikan validitas basis data kesejahteraan warga desa.

Keadilan administratif dan ketepatan sasaran bantuan sosial menjadi tumpuan harapan bagi para pekerja informal yang berjuang menjaga penghidupan. B

Kontributor: Iskandar Bariyah (Sangihe - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Pekerja SangiheStatus Kesejahteraan SosialDesil EkonomiBantuan SosialSagu Tradisional
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...