SANGIHE - BEDAINNEWS.COM ā Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, mulai kembali normal pada Selasa pagi (20/10/2026). Kondisi kondusif ini terjadi setelah kapal pengangkut BBM tiba dan membongkar pasokan yang sebelumnya sempat tertahan.
Pemilik SPBU Petta, Poela, menjelaskan bahwa pasokan Pertalite yang masuk pada Selasa pagi mencapai 5.000 liter. Jumlah tersebut dijadwalkan kembali bertambah 5.000 liter pada tahap berikutnya, sehingga total pasokan harian yang disalurkan mencapai 10.000 liter.
"Pagi ini masuk 5.000 liter dan sebentar lagi masuk 5.000 liter lagi, jadi hari ini total akan masuk 10.000 liter," ujar Poela saat dikonfirmasi di sela-sela kesibukannya di SPBU Petta.
Ia menambahkan, keterlambatan pasokan yang memicu antrean kendaraan dalam beberapa hari terakhir murni disebabkan oleh faktor logistik, yakni belum masuknya kapal armada pengangkut BBM ke pelabuhan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dalam kondisi normal, SPBU Petta rutin menerima jatah distribusi sebanyak 10.000 liter setiap dua hari sekali.
Waktu Antrean Driver Angkutan Dipangkas Drastis
Masuknya pasokan BBM ini disambut lega oleh para pengemudi angkutan umum di kawasan perbatasan tersebut. Hence, salah seorang sopir angkutan luar kota, mengaku waktu tunggu untuk mendapatkan Pertalite berkurang sangat signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Jika pada hari lalu ia harus membuang waktu mengantre hingga empat jam, pada Selasa pagi waktu tunggu yang diperlukannya hanya berkisar setengah jam.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Kalau kemarin saya mengantre sampai empat jam. Tapi pagi ini cepat, kurang lebih setengah jam. Itu juga karena menunggu mobil tangki sedang melakukan pengisian ke tangki SPBU Petta," ungkap Hence.
Pentingnya Kelancaran Logistik Pelayaran ke Daerah Perbatasan
Pulihnya distribusi Pertalite di SPBU Petta menjadi angin segar bagi kelancaran aktivitas ekonomi warga di Kecamatan Tabukan Utara, terutama bagi para pelaku transportasi darat.
Masyarakat perbatasan berharap Pertamina dan pengelola armada logistik laut dapat menjaga konsistensi jadwal pelayaran kapal pengangkut BBM, agar krisis kelangkaan dan antrean panjang kendaraan tidak kembali berulang di wilayah kepulauan terluar Indonesia.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!