SIDOARJO - BEDAINNEWS.COM - Yayasan Panti Rehabilitasi Mental Al-Hafizh di Jalan Raya Suko Nomor 60, Sidoarjo, membina 25 pasien keterbelakangan mental.
Lembaga sosial ini berfokus membangun kemandirian pasien melalui pembinaan rohani, olahraga, serta pelatihan keterampilan harian secara konsisten.
Pendiri yayasan, Abah Shodikin, menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan media bedainnews.com pada Senin (19/10/2026) lalu.
Sebanyak 20 pasien mendiami panti induk Sidoarjo, sementara lima pasien lainnya menjalani pembinaan di unit Kebun Krecek, Kota Batu.
"Mereka tidak meminta berada dalam kondisi seperti ini, kalau bukan kita yang peduli siapa lagi," ujar Abah Shodikin, Rabu (21/10/2026).
Pelatihan Keterampilan Sandal Sepatu dan Upaya Mendobrak Stigma Publik
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Program pembinaan mencakup ibadah rutin, olahraga bersama, hingga pelatihan keterampilan pembuatan alas kaki berupa sandal dan sepatu.
Hasil karya para pasien mulai dipasarkan secara langsung kepada warga setempat guna menumbuhkan rasa percaya diri serta kemandirian ekonomi.
Pengurus yayasan, Ustadz Hasan Sanusi, turut memberikan tausiah harian guna melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bersosialisasi para pasien.
Abah Shodikin menyayangkan stigma publik yang masih memandang sebelah mata lembaga rehabilitasi mental dibandingkan panti asuhan anak harian.
Panti Al-Hafizh kini merancang kerja sama Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) serta memanfaatkan media sosial TikTok sebagai sarana edukasi publik digital.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!