Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Panen Tomat 100 Ton, Petani Pangalengan Siapkan Lahan Baru!

Kontributor: Amran Halim (Pangalengan โ€“ Kab. Bandung)|Editor: Redaksi Bedain|
Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 01.32 WIB
|
1 menit baca
Panen Tomat 100 Ton, Petani Pangalengan Siapkan Lahan Baru!
Para Buruh Tani sedang membersihkan sisa tanaman tomat di Lahan seluas 2 Ha milik H. Sansan, di Kp. Sukamulya, Desa Margamekar, Rabu (14/10/2026). Foto: Amran Halim, Pangalenganโ€“Kab. Bandung
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Berhasil panen tomat >100 ton, petani Pangalengan kini olah lahan organik sambut musim hujan. Simak persiapan mereka di sini!
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Menjelang berakhirnya musim kemarau, para petani di kawasan dataran tinggi Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai disibukkan dengan persiapan...

2

Langkah peremajaan tanah tersebut dilakukan guna menyambut datangnya musim penghujan.

3

Salah satu aktivitas peremajaan lahan tampak di Kampung Sukamulya, Desa Margamekar, yang dikelola oleh petani lokal, H.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PANGALENGAN - BEDAINNEWS.COM โ€” Menjelang berakhirnya musim kemarau, para petani di kawasan dataran tinggi Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai disibukkan dengan persiapan pengolahan lahan pertanian. Langkah peremajaan tanah tersebut dilakukan guna menyambut datangnya musim penghujan.

Salah satu aktivitas peremajaan lahan tampak di Kampung Sukamulya, Desa Margamekar, yang dikelola oleh petani lokal, H. Sansan.

Capaian Panen Tomat Tembus 100 Ton

Lahan pertanian seluas dua hektar milik H. Sansan baru saja menyelesaikan seluruh siklus panen untuk komoditas buah tomat.

Dari beberapa tahapan pemetikan selama masa tanam lalu, total akumulasi hasil produksi tomat yang berhasil dipanen mencatatkan angka memuaskan hingga melebihi 100 ton.

Memasuki akhir masa berbuah, sisa-sisa tanaman tomat yang mengering kini menjalani proses pembersihan total agar struktur tanah kembali subur.

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Metode Organik dan Efisiensi Alat Tanam

Para pekerja di lapangan menerapkan metode pengolahan tanah ramah lingkungan. Sisa-sisa tanaman tomat dikubur langsung ke dalam tanah sebagai bahan organik alami, sedangkan batang ranting berukuran besar dibersihkan dari area perkebunan.

Selain penataan tanah, para pekerja mencabut dan mengumpulkan kembali bambu penyangga (turus) dari dalam tanah secara cermat agar dapat digunakan kembali pada siklus masa tanam berikutnya.

Kesiapan pengelolaan lahan sebelum datangnya curah hujan tinggi ini diharapkan mampu menjaga kualitas serta kuantitas hasil panen mendatang.B

Kontributor: Amran Halim (Pangalengan โ€“ Kab. Bandung)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:PangalenganPertanian OrganikPanen TomatPertanian Jawa BaratOlah Lahan
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...