PANGALENGAN - BEDAINNEWS.COM โ Menjelang berakhirnya musim kemarau, para petani di kawasan dataran tinggi Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai disibukkan dengan persiapan pengolahan lahan pertanian. Langkah peremajaan tanah tersebut dilakukan guna menyambut datangnya musim penghujan.
Salah satu aktivitas peremajaan lahan tampak di Kampung Sukamulya, Desa Margamekar, yang dikelola oleh petani lokal, H. Sansan.
Capaian Panen Tomat Tembus 100 Ton
Lahan pertanian seluas dua hektar milik H. Sansan baru saja menyelesaikan seluruh siklus panen untuk komoditas buah tomat.
Dari beberapa tahapan pemetikan selama masa tanam lalu, total akumulasi hasil produksi tomat yang berhasil dipanen mencatatkan angka memuaskan hingga melebihi 100 ton.
Memasuki akhir masa berbuah, sisa-sisa tanaman tomat yang mengering kini menjalani proses pembersihan total agar struktur tanah kembali subur.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Metode Organik dan Efisiensi Alat Tanam
Para pekerja di lapangan menerapkan metode pengolahan tanah ramah lingkungan. Sisa-sisa tanaman tomat dikubur langsung ke dalam tanah sebagai bahan organik alami, sedangkan batang ranting berukuran besar dibersihkan dari area perkebunan.
Selain penataan tanah, para pekerja mencabut dan mengumpulkan kembali bambu penyangga (turus) dari dalam tanah secara cermat agar dapat digunakan kembali pada siklus masa tanam berikutnya.
Kesiapan pengelolaan lahan sebelum datangnya curah hujan tinggi ini diharapkan mampu menjaga kualitas serta kuantitas hasil panen mendatang.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!