Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Pedagang Parfum di Palu Menjerit, Omzet Anjlok Drastis!

Kontributor: Ibrahim Aji (Palu - Sulteng)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 19 Oktober 2026 pukul 03.47 WIB
|
1 menit baca
Pedagang Parfum di Palu Menjerit, Omzet Anjlok Drastis!
Irwan K (43) pedagang Parfum diwawancarai di toko parfumnya di Jalan Pue Bongo, Nomor 99 Kelurahan Boyaoge, Palu Barat, Senin pagi, (19/10/2026). Doc. Ibrahim Aji, Bedain News
šŸš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Daya beli masyarakat Palu menurun tajam membuat omzet pedagang parfum isi ulang anjlok. Simak kisah perjuangan UMKM di tengah himpitan ekonomi.
⚔ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palu tengah menghadapi ujian berat akibat penurunan omzet penjualan yang dipicu melemahnya daya...

2

Tekanan ekonomi ini dirasakan langsung oleh para pedagang parfum isi ulang yang telah menggantungkan hidup dari usaha tersebut selama lebih dari sedekade di...

3

Seorang pedagang parfum yang telah berjualan sejak tahun 2011 mengungkapkan bahwa kondisi pasar saat ini mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun-tahun...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PALU - BEDAINNEWS.COM — Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palu tengah menghadapi ujian berat akibat penurunan omzet penjualan yang dipicu melemahnya daya beli masyarakat.

Tekanan ekonomi ini dirasakan langsung oleh para pedagang parfum isi ulang yang telah menggantungkan hidup dari usaha tersebut selama lebih dari sedekade di ibu kota Sulawesi Tengah.

Seorang pedagang parfum yang telah berjualan sejak tahun 2011 mengungkapkan bahwa kondisi pasar saat ini mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, tingkat penjualan harian mulai terasa sangat sepi dan lesu sejak usai perayaan Idulfitri tahun ini.

"Tahun-tahun lalu masih terbilang lumayan dan ada harapan. Namun sejak Idulfitri tahun ini sampai sekarang, penjualan sangat sepi karena daya beli masyarakat yang turun jauh," ujar Irwan K (43) saat diwawancarai di toko parfum miliknya di Jalan Pue Bongo Nomor 99, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Palu Barat, Senin pagi (19/10/2026).

Himpitan Modal dan Operasional Mandiri

Selain pelemahan daya beli masyarakat, Irwan menjelaskan bahwa harga bahan baku bibit parfum turut terdampak oleh fluktuasi nilai tukar mata uang asing (dolar). Kondisi ini secara otomatis mendongkrak modal pembelian bahan baku impor dari distributor.

Meskipun biaya modal membengkak, para pedagang terpaksa tetap mempertahankan harga jual eceran di kisaran Rp2.000 hingga Rp2.500 per mililiter. Langkah dilematis ini diambil guna menyesuaikan dengan batas kemampuan beli pasar lokal yang kian terbatas.

šŸ“² KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Dampak lanjutan dari penurunan omzet bulanan tersebut membuat pedagang terpaksa mengelola usahanya seorang diri tanpa bantuan karyawan. Biaya operasional yang makin mencekik menjadi alasan utama ketidakmampuan pelaku usaha dalam membiayai tenaga kerja tambahan.

Di tengah kondisi pasar yang serba sulit, para pelaku UMKM di Kota Palu sangat berharap adanya pemulihan kondisi ekonomi secara menyeluruh serta peningkatan daya beli masyarakat pada bulan-bulan mendatang hingga memasuki tahun depan.B

Kontributor: Ibrahim Aji (Palu - Sulteng)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:UMKM PaluPedagang ParfumDaya Beli MasyarakatEkonomi PaluOmzet Penjualan
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...