JAKARTA - BEDAINNEWS.COM — Anggapan bahwa mengonsumsi telur dalam jumlah banyak dapat memicu timbulnya bisul di kulit telah lama mengakar kuat di tengah masyarakat Indonesia, Kamis (29/10/2026).
Mitos turun-temurun ini kerap membuat sebagian orang membatasi porsi makan telur, terutama bagi anak-anak atau remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Namun, benarkah protein hewani yang sangat populer dan kaya nutrisi ini menjadi penyebab utama infeksi bisul pada kulit manusia?
Mari kita bedah tinjauan medis dan ilmiah di balik mitos populer yang melekat pada bahan makanan kaya protein tersebut.
Kajian Medis dan Kandungan Nutrisi Telur
Dari sudut pandang ilmu kedokteran dan gizi, telur merupakan salah satu sumber protein hewani paling lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.
Setiap butir telur mengandung asam amino esensial, vitamin A, D, E, B kompleks, serta zat besi dan selenium yang mendukung sistem kekebalan tubuh.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Secara ilmiah, bisul (furunkel) bukanlah disebabkan oleh alergi makanan atau kandungan protein telur, melainkan infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada folikel rambut.
Bakteri ini umumnya hidup di permukaan kulit dan masuk melalui pori-pori yang terluka, kurangnya kebersihan diri, atau melemahnya sistem imun tubuh.
Darimana Asal Mitos Telur Bikin Bisul?
Timbulnya keyakinan bahwa telur menyebabkan bisul kemungkinan besar berkaitan erat dengan reaksi alergi protein pada sebagian individu yang sensitif.
Reaksi alergi tersebut dapat memicu peradangan kulit seperti gatal atau biduran (urtikaria), yang kemudian disalahartikan oleh masyarakat awam sebagai bisul.
Selain itu, konsumsi telur berlebih pada orang yang memiliki riwayat alergi atau dermatitis atopik dapat memperparah kondisi radang kulit yang sudah ada.
Oleh karena itu, kunci utamanya adalah menjaga kebersihan tubuh serta mengenali batas toleransi tubuh terhadap konsumsi protein hewani secara wajar. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!