BATAM - BEDAINNEWS.COM— Suasana kearifan lokal budaya Melayu terasa kental saat menyambut kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) di Ballroom Asrama Haji Batam, Rabu (4/11/2026).
Kedatangan Menko Pangan tersebut disambut dengan prosesi Tari Persembahan Sekapur Sirih, sebuah tarian tradisional khas Melayu yang menjadi bagian penting dari kekayaan warisan budaya Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Tarian ini disajikan bukan sekadar sebagai pertunjukan seni visual semata, melainkan memiliki makna filosofis mendalam sebagai simbol penghormatan, kehangatan, ketulusan, serta ucapan selamat datang kepada tamu kehormatan.
Filosfi Tepak Sirih dan Identitas Budaya Kepri
Dalam tradisi masyarakat Melayu, sekapur sirih melambangkan ikhtiar dan niat baik tuan rumah dalam menyambut para pembesar daerah maupun pejabat negara. Suguhan daun sirih beserta pelengkapnya menjadi simbol persaudaraan dan keakraban, disertai doa agar pertemuan berjalan lancar dan mendatangkan keberkahan.

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Menyembahkan tepak sirih Menko Zulkifli Hasan, Rabu (4/11/26). dok: Awalludin/ Batam
Melalui keanggunan gerak para penari, busana adat Melayu yang anggun, serta prosesi penyuguhan tepak sirih—yang berisi daun sirih, pinang, gambir, dan kapur—tarian ini memancarkan identitas masyarakat Kepri yang sangat menjunjung tinggi kesantunan dan tata krama.
Tari Persembahan atau yang juga dikenal dengan sebutan Tari Makan Sirih ini telah dibakukan bentuk gerakannya oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri demi menjaga keseragaman struktur penyajian di seluruh kabupaten/kota se-Kepulauan Riau.
Sinergi Media Siber dan Resmi Buka Rakernas
Di Provinsi Kepri, seni pertunjukan sakral ini secara konsisten dihadirkan dalam rangkaian penyambutan tamu pemerintahan, acara adat, hingga ajang berskala nasional sebagai bagian dari komitmen pelestarian budaya daerah.
Usai prosesi adat penyambutan tepak sirih selesai dilaksanakan, Menko Pangan RI Zulkifli Hasan secara resmi membuka gelaran Rakernas III PJS yang dihadiri jajaran pengurus pusat, daerah, serta ratusan insan pers siber dari berbagai penjuru Tanah Air. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!