Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Mbak Yanti Pertahankan Tradisi Jamu Gendong di Pandeglang

Kontributor: Yayan Rosyansah|Editor: Redaksi Bedain|
Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 12.30 WIB
|
1 menit baca
Mbak Yanti Pertahankan Tradisi Jamu Gendong di Pandeglang
Di tengah maraknya minuman modern yang praktis dan mudah ditemui, penjual jamu gendong tradisional masih berupaya mempertahankan keberadaannya. Foto: Yayan/bedainnews.com
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Berbekal bakul rotan, Mbak Yanti jajakan jamu gendong dari kampung hingga Gedung DPRD Pandeglang. Harganya murah, khasiatnya diburu para pejabat!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Di tengah maraknya minuman modern yang praktis dan mudah ditemui, penjual jamu gendong tradisional masih berupaya mempertahankan keberadaannya.

2

Salah satunya Yanti, atau yang akrab disapa Mbak Yanti, peracik sekaligus penjual jamu gendong di Kabupaten Pandeglang.

3

Setiap hari, Mbak Yanti berjalan menyusuri permukiman warga dengan membawa bakul rotan yang digendong menggunakan selendang.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PANDEGLANG - BEDAINNEWS.COM — Di tengah maraknya minuman modern yang praktis dan mudah ditemui, penjual jamu gendong tradisional masih berupaya mempertahankan keberadaannya. Salah satunya Yanti, atau yang akrab disapa Mbak Yanti, peracik sekaligus penjual jamu gendong di Kabupaten Pandeglang.

Setiap hari, Mbak Yanti berjalan menyusuri permukiman warga dengan membawa bakul rotan yang digendong menggunakan selendang. Di dalamnya terdapat sejumlah botol kaca berisi berbagai racikan jamu berbahan rempah alami, seperti kunyit asam, beras kencur, hingga jamu pahitan.

Wilayah yang dijangkau Mbak Yanti tidak hanya perkampungan. Ia juga rutin berkeliling ke kawasan perkantoran pemerintahan, termasuk Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang.

Jamu racikannya diminati berbagai kalangan, mulai dari masyarakat di perkampungan, aparatur sipil negara (ASN), pegawai perkantoran, hingga para anggota DPRD Kabupaten Pandeglang.

Dengan harga Rp4.000 per gelas, jamu yang dijual Mbak Yanti relatif terjangkau. Ia mengatakan seluruh jamu dibuat menggunakan bahan-bahan herbal alami tanpa tambahan bahan pengawet.

"Jamu ini dibuat dari bahan-bahan herbal alami murni tanpa campuran bahan pengawet sedikit pun. Tentu sangat disayangkan apabila tradisi minum jamu yang menyehatkan ini perlahan pudar dan hilang begitu saja tergilas zaman," tuturnya.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Bagi Mbak Yanti, berjualan jamu bukan sekadar pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi upaya mempertahankan tradisi minum jamu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat, langkah Mbak Yanti menyusuri jalan dengan bakul jamu di punggungnya menjadi gambaran bahwa tradisi jamu gendong masih memiliki tempat di tengah masyarakat.

Melalui ketekunan dan konsistensinya, ia terus menjaga agar warisan kuliner dan pengobatan tradisional Nusantara tersebut tetap dikenal dan tidak hilang di tengah perkembangan zaman.B

Kontributor: Yayan Rosyansah|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Jamu GendongMbak YantiDPRD PandeglangMinuman TradisionalKuliner Pandeglang
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...