Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Meja Redaksi

Masjid Ratusan Tahun Kokoh, Mengapa Jalan Provinsi Cepat Kupak-Kapik?

Kontributor: Mahmud Marhaba|Editor: Redaksi Bedain|
Minggu, 27 September 2026 pukul 09.35 WIB
|
1 menit baca
Masjid Ratusan Tahun Kokoh, Mengapa Jalan Provinsi Cepat Kupak-Kapik?
Mahmud Marhaba (Pemred bedainnews.com)
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
MEJA REDAKSI Catatan lapangan kontributor Bedainnews.com hari ini menyajikan dua kontras realitas yang amat menggelitik nurani publik.
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Penulis: Mahmud Marhaba (Pemimpin Redaksi).

2

Di Kabupaten Pandeglang, Banten, Masjid Caringin berdiri tegak menembus zaman sejak sebelum letusan dahsyat Gunung Krakatau 1883, dengan tiang kayu yang tak...

3

Sebaliknya, di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, jalan lintas provinsi yang saban hari dilintasi warga dan truk logistik justru kupak-kapik...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

JAKARTA - MEJA REDAKSI

Penulis: Mahmud Marhaba (Pemimpin Redaksi)

BEDAINNEWS.COM — Catatan lapangan kontributor Bedainnews.com hari ini menyajikan dua kontras realitas yang amat menggelitik nurani publik. Di Kabupaten Pandeglang, Banten, Masjid Caringin berdiri tegak menembus zaman sejak sebelum letusan dahsyat Gunung Krakatau 1883, dengan tiang kayu yang tak lapuk dimakan usia.

Sebaliknya, di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, jalan lintas provinsi yang saban hari dilintasi warga dan truk logistik justru kupak-kapik, berlubang, dan digenangi lumpur usai diguyur hujan.

Meja Redaksi Bedainnews.com menilai, perbandingan ini membuka mata kita tentang jaminan mutu dan integritas pembangunan fisik di daerah.

Bangunan masa lalu dengan keterbatasan teknologi mampu bertahan ratusan tahun karena dikerjakan dengan standar kualitas tinggi dan kejujuran material. Sementara itu, proyek infrastruktur modern hari ini—khususnya jalan publik—sering kali cepat hancur dalam hitungan bulan.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Situasi ini mengindikasikan lemahnya pengawasan, dugaan kompromi mutu pengerjaan, hingga perencanaan proyek yang asal jadi demi sekadar menggugurkan kewajiban anggaran. Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan BMBK di seluruh provinsi, harus menghentikan tradisi proyek asal jadi.

Tiga langkah evaluasi tegas wajib dijalankan:

1.Audit Mutu Konstruksi secara Transparan

Libatkan tim independen untuk memeriksa ketebalan dan spesifikasi jalan sebelum serah terima pekerjaan (provision hand over).

2.Sanksi Blacklist Kontraktor Nakal

Putus kontrak dan blacklist perusahaan jasa konstruksi yang hasil pekerjaannya cepat rusak dalam jangka waktu garansi.

3.Pengawasan Berbasis Partisipasi Publik

Buka kanal aduan cepat agar laporan warga terkait jalan rusak langsung direspon sebelum menelan korban jiwa.

Ulasan ini merupakan pandangan resmi Redaksi BEDAINNEWS.COM dalam mengawal isu-isu strategis dan pelayanan public di Nusantara.#

Kontributor: Mahmud Marhaba|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Meja Redaksijalan rusak SergaiMasjid Caringin Pandeglangaudit infrastrukturberita Sumutberita BantenMahmud MarhababedainnewsJAKARTA
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...