PADANG - BEDAINNEWS.COM — Mahasiswa kreatif di Padang raup untung ratusan ribu rupiah dari lapak jualan kue dan sarapan pagi berkonsep titipan, Minggu (25/10/2026).
Usaha kuliner jalanan yang digerakkan oleh para mahasiswa tersebut berlokasi di pinggir Jalan Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.
Meski tidak memiliki keterampilan memasak maupun mengolah kue, mereka jeli memanfaatkan peluang bisnis street food dengan sistem konsinyasi yang minim risiko kerugian.
Bermodalkan tenda rakitan dan meja lipat, lapak ini menyajikan aneka menu siap makan seperti nasi goreng, bihun, siomay, pangsit, hingga bubur bungkus.
Sistem Konsinyasi Murah Meriah dan Keuntungan Tembus Ratusan Ribu
Strategi pemasaran berbasis kemitraan ini memungkinkan barang dagangan yang tidak habis terjual pada hari itu untuk dikembalikan langsung kepada pembuatnya.
Para mahasiswa ini mengambil margin keuntungan yang sangat merakyat, yakni senilai Rp1.000 untuk setiap bungkusan makanan yang berhasil ditransaksikan.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Kami mengambil untung seribu per bungkus, kalau ramai Alhamdulillah bisa meraih untung Rp250.000 sampai Rp350.000 per hari," ungkap Farel.
Pola jualan tanpa beban modal produksi ini terbukti menjadi solusi keuangan yang efektif dalam mendukung kebutuhan biaya kuliah harian mereka.
Dua Tahun Bertahan dan Wadahi Lima Belas Pemasok UMKM Lokal
Perjalanan usaha yang ditekuni selama dua tahun terakhir menunjukkan perkembangan skala bisnis yang sangat pesat dan konsisten di wilayah Kuranji.
Awalnya lapak ini hanya menjajakan empat jenis sarapan dari satu pemasok, namun kini telah berkembang menampung lebih dari 40 variasi menu makanan.
Kepercayaan masyarakat dan produsen kuliner lokal kian menguat, hingga kini tercatat ada 15 langganan UMKM yang rutin mengantarkan dagangan sejak subuh.
Kisah sukses Farel membuktikan bahwa keterbatasan modal dan keahlian masak dapat diatasi dengan kekuatan jaringan silaturahmi serta kejelian melihat pasar.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!