PELALAWAN - BEDAINNEWS.COM — Gelombang keresahan tengah melanda para pedagang pakan perikanan dan peternakan di kawasan Pasar Induk Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Hal ini menyusul kenaikan harga pakan yang terjadi secara bertahap sejak Rabu, 14 Oktober 2026 kemarin.
Lonjakan harga yang terus merangkak naik ini menjadi ancaman serius bagi para pelaku usaha. Pergerakan harga yang tidak menentu tersebut dikhawatirkan akan terus menggerus modal kerja milik para pelaku usaha kecil di sektor tersebut.
Salah seorang pedagang mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai kondisi pasar saat ini. Ia menyebutkan bahwa harga pakan ikan mengalami kenaikan rutin sekitar Rp300 per kilogram setiap minggunya secara terus-menerus.
Dampak dari kenaikan mingguan tersebut sangat terasa pada harga satuan karung. Kini, harga satu karung pakan ikan telah menembus angka Rp385.000, melonjak signifikan dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp365.000.
"Harga pakan ikan setiap minggu naik Rp300 per kilo. Jadi, per karung harganya naik sebesar Rp18.000," ungkap pedagang tersebut saat ditemui langsung di lokasi pasar untuk memberikan keterangan, Kamis (15/10/2026).
Tak hanya pakan ikan yang merangkak naik, komoditas bahan pakan ternak lainnya pun turut terdampak. Jagung, sebagai salah satu bahan baku utama, kini juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp500 per kilogram.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Situasi ini menciptakan dilema besar bagi para pembudidaya ikan dan peternak ayam. Meskipun biaya produksi membengkak akibat harga pakan, mereka belum mampu menaikkan harga jual produk hasil panen di pasaran.
Tekanan ekonomi ini membuat para pedagang pakan serta peternak di Pangkalan Kerinci merasa terjepit. Mereka kini menghadapi kesulitan besar dalam mengatur arus kas demi menjaga stabilitas dan kelangsungan usaha mereka.
Padahal, stabilitas harga pakan merupakan kunci utama keberlangsungan sektor perikanan dan peternakan. Hal ini sangat krusial agar roda ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Pelalawan dapat tetap berputar dengan stabil.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!