PADANG - BEDAINNEWS.COM ā Melintasi jalur By Pass Kota Padang di kawasan Simpang Kuranji, terdapat sebuah kios penjual penganan tradisional khas Minangkabau yang menyajikan Lompong Sagu, Lamang Baluo, dan aneka Lapek, Kamis (15/10/2026).
Lompong sagu merupakan salah satu kudapan tradisional khas Minangkabau, Sumatra Barat, yang dibuat dari bahan dasar tepung sagu. Kuliner legendaris ini memiliki cita rasa yang sangat khas, memadukan legitnya gula merah, gurihnya parutan kelapa, serta harumnya aroma panggangan yang dibalut daun pisang.
Penganan khas Minangkabau ini umumnya lebih banyak dijumpai pada saat bulan suci Ramadan dan momentum Hari Raya. Kendati demikian, di kawasan Simpang Kuranji, jajanan tradisional ini dapat dinikmati setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga malam hari.
Bu Ani, penjual lompong sagu setempat, mengungkapkan bahwa dirinya telah lebih dari 20 tahun menggeluti usaha pembuatan dan penjualan lompong sagu beserta aneka penganan tradisional Minang tersebut. Di tengah lonjakan harga berbagai bahan baku kebutuhan pokok, Bu Ani memilih tetap bertahan dan membanderol aneka kuenya dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp2.000 per buah.
"Alhamdulillah, sudah 20 tahun berjualan lompong sagu ini. Dulu dimulai sejak anak bungsu saya masih berusia tiga tahun, sekarang sudah tamat sekolah dan sebentar lagi akan menikah. Usaha ini sangat membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarga," tutur Bu Ani.
Dalam kondisi normal, Bu Ani mampu menjual sekitar 50 hingga 60 buah lompong sagu per hari. Terkait kendala proses produksi selama ini, ia memaparkan bahwa harga bahan baku tepung sagu kian hari kian melonjak naik, ditambah sulitnya ketersediaan daun pisang saat cuaca hujan melanda.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Penjualan sehari-hari kalau sedang ramai bisa tembus lebih dari 50 buah lompong. Namun, kalau musim hujan, mencari pasokan daun pisang menjadi sangat sulit, padahal olahan lompong, lamang, dan lapek seluruhnya menggunakan bungkus daun pisang," pungkas Bu Ani.
Bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mencicipi kelezatan penganan tradisional lompong sagu khas Minangkabau di Kota Padang, kios lompong sagu Bu Ani ini dapat dikunjungi langsung di kawasan Jalan Simpang Kuranji By Pass Kilometer 10. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!