Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Pariwisata

Lobang Jepang Bukittinggi, Wisata Sejarah di Ngarai Sianok

Kontributor: Adjurama Gustijah /Bukittinggi|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 12 Oktober 2026 pukul 11.19 WIB
|
1 menit baca
Lobang Jepang Bukittinggi, Wisata Sejarah di Ngarai Sianok
Menelusuri jejak sejarah melalui terowongan bawah tanah Lobang Jepang di bibir Ngarai Sianok
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Lobang Jepang Bukittinggi merupakan wisata sejarah berupa terowongan bawah tanah peninggalan Jepang yang berada di kawasan Ngarai Sianok.
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Objek Wisata Lobang Jepang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, merupakan kawasan wisata sejarah berupa terowongan bawah tanah yang dibangun pada masa...

2

Kawasan ini menjadi salah satu destinasi yang menawarkan perpaduan wisata sejarah dan pemandangan alam.

3

Terowongan tersebut dibangun sekitar 1942–1944 dan pada masa itu digunakan sebagai tempat perlindungan atau bunker, jalur logistik, jalur evakuasi hingga...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

BUKITTINGGI - BEDAINNEWS.COM – Objek Wisata Lobang Jepang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, merupakan kawasan wisata sejarah berupa terowongan bawah tanah yang dibangun pada masa pendudukan Jepang. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi yang menawarkan perpaduan wisata sejarah dan pemandangan alam.

Terowongan tersebut dibangun sekitar 1942–1944 dan pada masa itu digunakan sebagai tempat perlindungan atau bunker, jalur logistik, jalur evakuasi hingga penjara. Di dalam kompleks terowongan juga terdapat dapur.

Lobang Jepang berada sekitar 40 meter di bawah permukaan tanah dengan lebar lorong sekitar dua meter. Untuk mencapai pintu masuk, pengunjung harus melewati 132 anak tangga dengan panjang keseluruhan sekitar 250 meter.

Kawasan Taman Wisata Lobang Jepang juga dilengkapi taman yang menyuguhkan pemandangan langsung ke Ngarai Sianok. Lokasinya berada tepat di kawasan bibir Ngarai Sianok sehingga pengunjung dapat menikmati panorama alam setelah mengunjungi kawasan terowongan.

Bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang bersama keluarga, kawasan ini menyediakan sejumlah fasilitas, seperti mushala, toilet, serta taman yang dilengkapi kursi untuk beristirahat dan bersantai menikmati pemandangan.

Pintu masuk ke komplek wisata lobang Jepang. dok : Adjurama/ Bukittinggi

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Agus, salah seorang petugas kebersihan yang telah bekerja selama tiga tahun di Lobang Jepang, bertugas menjaga kebersihan mushala dan toilet yang digunakan pengunjung.

Saat jurnalis mengunjungi kawasan tersebut, sejumlah wisatawan juga terlihat menikmati suasana Taman Wisata Lobang Jepang. Salah satunya Syahrul, wisatawan asal Medan, yang sengaja singgah di Bukittinggi dalam perjalanan dari Bengkulu sebelum kembali ke Medan.

Namun, karena keterbatasan waktu, Syahrul belum sempat masuk ke lorong bawah tanah Lobang Jepang.

"Iya, saya dengan rombongan mampir sebentar ke Bukittinggi, tapi kepepet dengan waktu. Mudah-mudahan bisa kembali lagi ke Kota Bukittinggi, khususnya ke Lobang Jepang lain kali," ujar Syahrul.

Selain kawasan terowongan, Taman Panorama yang berada di kompleks Objek Wisata Lobang Jepang juga dilengkapi taman dan permainan untuk anak-anak.

Di kawasan tersebut terdapat Medan Nan Bapaneh, berupa lapangan yang dilengkapi kursi berbahan batu. Pada hari libur, khususnya Sabtu dan Minggu, kawasan ini kerap digunakan untuk menggelar pentas kesenian.

"Benar, hari Minggu kemarin (11/10/2026) juga ada acara pentas seni," kata Heriyanto, petugas keamanan yang telah bekerja selama dua tahun di Lobang Jepang.

Pemandangan Ngarai Sianok yang indah di panorama lobang jepang. dok : Adjurama/ Bukittinggi

Berkunjung ke Lobang Jepang juga dapat menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk membeli oleh-oleh. Di kawasan Taman Panorama terdapat sejumlah gerai yang menjual berbagai cenderamata, seperti alas meja, mukena, lukisan hingga sepatu Datuak atau sandal pemuka adat yang menjadi salah satu produk khas Kota Bukittinggi.

Wisna, salah seorang pedagang suvenir, telah berjualan di kawasan Lobang Jepang sejak 1996. Ia menjalankan usaha tersebut bersama suaminya, Aji Agam, yang juga berprofesi sebagai pelukis dan menjual hasil karyanya di kawasan wisata tersebut.

Selain Aji Agam, terdapat pula Jon, seorang pelukis yang ditemui sedang menyelesaikan lukisannya di gerainya. Jon telah melukis sekaligus menjual karyanya di Lobang Jepang sejak 1992.

Ia memiliki pelanggan tetap di luar Sumatera Barat, antara lain di Medan dan Jakarta, khususnya untuk lukisan yang mengangkat tema Minangkabau dan Sumatera Barat.

Pedagang suvenir lainnya, seperti Asmar dan As, juga menjalankan aktivitas perdagangan di kawasan Lobang Jepang. Mereka setiap hari menunggu kedatangan wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata sejarah tersebut. B

Kontributor: Adjurama Gustijah /Bukittinggi|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Lobang JepangBukittinggiSumatera BaratNgarai SianokWisata SejarahWisata Bukittinggi
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

2 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...