Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Sorotan

Lindungi Wilayah Adat, Massa Save Hutan Yamdena Serbu Kantor Bupati

Kontributor: Petrus (Tanimbar – Maluku)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 28 September 2026 pukul 07.34 WIB
|
1 menit baca
Lindungi Wilayah Adat, Massa Save Hutan Yamdena Serbu Kantor Bupati
Gelombang penolakan terhadap aktivitas pengelolaan hutan di Pulau Yamdena, Tanimbar, Maluku, Senin (28/9/2026).
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Gelombang penolakan terhadap aktivitas pengelolaan hutan di Pulau Yamdena kembali memuncak lewat aksi demonstrasi Forum Gerakan Save Hutan...
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Massa yang terdiri dari elemen masyarakat adat menolak keras aktivitas PT Karya Jaya Berdikari (KJB) karena dinilai mengancam ruang hidup dan wilayah adat...

2

Perwakilan aksi menyerahkan dokumen dukungan penolakan dari sejumlah desa di Kecamatan Wertamrian kepada Pemkab dan DPRD Kepulauan Tanimbar.

3

Persoalan pengelolaan hutan ini berkaitan langsung dengan ruang hidup, wilayah adat, serta kepentingan masyarakat terdampak," tegas perwakilan Forum Save Hutan...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

TANIMBAR - MALUKU - BEDAINNEWS.COM — Gelombang penolakan terhadap aktivitas pengelolaan hutan di Pulau Yamdena kembali memuncak lewat aksi demonstrasi Forum Gerakan Save Hutan Yamdena di depan Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar, Maluku, Senin (28/9/2026).

Serahkan Dokumen Penolakan

Massa yang terdiri dari elemen masyarakat adat menolak keras aktivitas PT Karya Jaya Berdikari (KJB) karena dinilai mengancam ruang hidup dan wilayah adat setempat.

Perwakilan aksi menyerahkan dokumen dukungan penolakan dari sejumlah desa di Kecamatan Wertamrian kepada Pemkab dan DPRD Kepulauan Tanimbar.

"Persoalan pengelolaan hutan ini berkaitan langsung dengan ruang hidup, wilayah adat, serta kepentingan masyarakat terdampak," tegas perwakilan Forum Save Hutan Yamdena dalam aspirasinya.

Desak Penghentian Operasional

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Aksi berlangsung terbuka di bawah pengawalan aparat. Redaksi terus mengonfirmasi tanggapan resmi Pemkab Tanimbar maupun manajemen PT KJB. B

Kontributor: Petrus (Tanimbar – Maluku)

Kontributor: Petrus (Tanimbar – Maluku)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:HutanYamdenaAdatSaveTanimbar - Maluku
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...