TANIMBAR - MALUKU - BEDAINNEWS.COM — Gelombang penolakan terhadap aktivitas pengelolaan hutan di Pulau Yamdena kembali memuncak lewat aksi demonstrasi Forum Gerakan Save Hutan Yamdena di depan Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar, Maluku, Senin (28/9/2026).
Serahkan Dokumen Penolakan
Massa yang terdiri dari elemen masyarakat adat menolak keras aktivitas PT Karya Jaya Berdikari (KJB) karena dinilai mengancam ruang hidup dan wilayah adat setempat.
Perwakilan aksi menyerahkan dokumen dukungan penolakan dari sejumlah desa di Kecamatan Wertamrian kepada Pemkab dan DPRD Kepulauan Tanimbar.
"Persoalan pengelolaan hutan ini berkaitan langsung dengan ruang hidup, wilayah adat, serta kepentingan masyarakat terdampak," tegas perwakilan Forum Save Hutan Yamdena dalam aspirasinya.
Desak Penghentian Operasional
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Aksi berlangsung terbuka di bawah pengawalan aparat. Redaksi terus mengonfirmasi tanggapan resmi Pemkab Tanimbar maupun manajemen PT KJB. B
Kontributor: Petrus (Tanimbar – Maluku)

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!