Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & UMKM

Krisis BBM Manado, Sekolah Libur, Dapur SPPG Tutup Sementara

Kontributor: Johni Sela (Manado - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain|
Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 11.01 WIB
|
1 menit baca
Krisis BBM Manado, Sekolah Libur, Dapur SPPG Tutup Sementara
Pemerintah meliburkan sekolah akibat kelangkaan BBM lokal, berimbas pada penutupan sementara operasional dapur SPPG Teling Bawah Manado, Minggu (18/10/26). Dok: Joni Sela/Manado
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Krisis BBM di Manado picu sekolah libur! Akibatnya, operasional dapur SPPG dan program Makan Bergizi Gratis terpaksa berhenti. Simak info lengkapnya!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Keputusan pemerintah daerah untuk meliburkan aktivitas sekolah akibat krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Manado telah memicu efek domino yang signifikan...

2

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Teling Bawah, Lingkungan Dua, Kota Manado, terpaksa menghentikan sementara seluruh aktivitas produksinya pada...

3

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada pukul 14.39 WITA, unit dapur umum yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ini tampak sepi dari aktivitas...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

MANADO - BEDAINNEWS.COM — Keputusan pemerintah daerah untuk meliburkan aktivitas sekolah akibat krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Manado telah memicu efek domino yang signifikan, salah satunya terhadap operasional dapur gizi nasional.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Teling Bawah, Lingkungan Dua, Kota Manado, terpaksa menghentikan sementara seluruh aktivitas produksinya pada Minggu (18/10/2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada pukul 14.39 WITA, unit dapur umum yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ini tampak sepi dari aktivitas penyiapan makanan bergizi.

Penutupan sementara ini merupakan dampak langsung dari pemberlakuan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring yang dijadwalkan berlangsung mulai Senin (19/10/2026) hingga Rabu (21/10/2026) malam.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi pemerintah daerah terhadap gangguan distribusi energi yang melumpuhkan mobilitas di wilayah tersebut.

Pegawai pengelola SPPG Teling Bawah, Ferry Legoh, mengonfirmasi bahwa penghentian operasional dapur ini sepenuhnya dipicu oleh kebijakan libur sekolah akibat kelangkaan BBM.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Ia menegaskan bahwa situasi ini bukanlah libur nasional, melainkan kebijakan lokal di daerah terdampak gangguan distribusi energi, serupa dengan kebijakan di Kabupaten Jembrana, Bali, yang juga menerapkan PJJ pada pertengahan Oktober 2026.

"Kebijakan ini merupakan penyesuaian sistem belajar lokal di beberapa daerah yang terdampak gangguan distribusi energi, bukan libur nasional," ujar Ferry Legoh.

Kelangkaan BBM lokal terbukti tidak hanya menghambat mobilitas transportasi siswa dan guru, tetapi juga secara sistematis menghentikan sementara rantai pasokan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Karena layanan makanan bergizi ini memiliki sasaran utama anak sekolah yang didistribusikan secara langsung di lingkungan sekolah, maka ketiadaan aktivitas belajar mengajar tatap muka secara otomatis memaksa penyesuaian jadwal distribusi makanan.

Kondisi penutupan ini juga berpotensi memengaruhi keberlangsungan operasional unit-unit SPPG lainnya di wilayah Manado, seperti unit di Sario Tumpaan, Paal Dua, Kodim 1309, Bengkol, hingga Mapanget. Jika krisis distribusi energi ini berlarut-larut, maka cakupan layanan pemenuhan gizi di berbagai titik di Manado akan terus mengalami ketidakpastian.

Meski demikian, otoritas terkait diharapkan tetap mengawal agar pasokan gizi bagi kelompok rentan lainnya, seperti balita, ibu hamil, serta ibu menyusui, tetap mendapatkan penyesuaian layanan yang optimal sesuai dengan ketentuan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).B

Kontributor: Johni Sela (Manado - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Krisis BBM ManadoSPPG ManadoMakan Bergizi GratisLibur Sekolah Manado
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

2 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...