Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Krisis Air Sampang Berulang, Warga Asemrajeh Andalkan Tandon Swadaya

Kontributor: Tutuk|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 2 November 2026 pukul 11.00 WIB
|
1 menit baca
Krisis Air Sampang Berulang, Warga Asemrajeh Andalkan Tandon Swadaya
Krisis air bersih di Sampang terus berulang. Warga Desa Asemrajeh terpaksa andalkan tandon swadaya karena bantuan tangki pemerintah dinilai belum optimal. Foto: Tutuk
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Krisis air bersih di Sampang terus berulang. Warga Desa Asemrajeh terpaksa andalkan tandon swadaya karena bantuan tangki pemerintah dinilai belum optimal.
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Krisis air bersih di Desa Asemrajeh, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, kembali dirasakan warga.

2

Kondisi tersebut tidak hanya terjadi akibat musim kemarau, tetapi juga menunjukkan persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih yang berulang.

3

Tokoh masyarakat setempat, Haji Maki, menyampaikan keluhan warga terkait keterbatasan pasokan air untuk kebutuhan rumah tangga.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

SAMPANG - BEDAINNEWS.COM โ€“ Krisis air bersih di Desa Asemrajeh, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, kembali dirasakan warga. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi akibat musim kemarau, tetapi juga menunjukkan persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih yang berulang.

Tokoh masyarakat setempat, Haji Maki, menyampaikan keluhan warga terkait keterbatasan pasokan air untuk kebutuhan rumah tangga. Menurutnya, pola penyaluran air melalui bantuan tangki belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Sampang melalui BPBD Kabupaten Sampang bekerja sama dengan Perumda Air Minum Tirta Trunojoyo menyalurkan air bersih menggunakan armada tangki secara bergilir ke sejumlah desa yang menjadi prioritas.

Namun, pola distribusi tersebut dinilai warga belum memberikan kepastian. Air disebut hanya tersedia selama sekitar dua hari, kemudian kembali tidak mengalir hingga sekitar satu pekan.

Kondisi tersebut membuat warga Desa Asemrajeh mengambil langkah swadaya dengan membuat tandon air untuk menampung persediaan ketika pasokan dari pemerintah tersedia.

Warga berharap pemerintah tidak hanya mengandalkan dropping air bersih sebagai solusi saat kemarau, tetapi juga menyiapkan sistem penyediaan air yang lebih berkelanjutan.

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Pasalnya, kekeringan di wilayah Madura merupakan kondisi yang berulang setiap tahun. Karena itu, masyarakat membutuhkan solusi jangka panjang agar kebutuhan air bersih tidak terus bergantung pada distribusi air menggunakan truk tangki. B

Kontributor: Tutuk|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Krisis Air SampangDesa Asemrajeh JrengikKekeringan MaduraBPBD SampangAir Bersih
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...