MANADO - BEDAINNEWS.COM — Ancaman Krisis Air Bersih di Manado imbas kemarau panjang kian mencemaskan warga pemukiman perkotaan di Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (22/10/2026).
Fenomena kekeringan tersebut dipicu oleh belum turunnya hujan secara merata di kawasan inti ibu kota provinsi tersebut selama beberapa waktu terakhir.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan wilayah tetangga seperti Kairagi hingga Kota Tomohon yang sudah mulai disiram hujan intensitas ringan.
Dampak ketiadaan hujan menyebabkan penurunan debit air sumur milik warga secara drastis serta mengancam stabilitas distribusi air bersih harian masyarakat.
Debit Sumur Gali Warga Wonasa Terus Menyusut Drastis
Keresahan terkait susutnya cadangan air tanah diakui langsung oleh salah seorang warga Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Agus Prasmono.
Agus membeberkan bahwa hingga pertengahan Oktober ini, curah hujan tak kunjung turun di lingkungan tempat tinggalnya sehingga memicu penyusutan air sumur.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Hingga hari ini hujan belum turun di wilayah kami dan debit air sumur rumah tangga sudah berkurang jauh dari biasanya," ungkap Agus kepada Bedainnews.com, Kamis (22/10/2026).
Penurunan muka air tanah tersebut memaksa warga untuk lebih hemat dalam mengonsumsi air guna memenuhi kebutuhan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) harian.
Kekhawatiran Pasokan PDAM Dan Harapan Hujan Segera Turun
Masyarakat khawatir apabila kondisi tanpa hujan ini terus bertahan dalam jangka panjang, pasokan air bersih yang dikelola PDAM Kota Manado akan ikut terganggu.
Penurunan pasokan dari sumber air baku sungai dipastikan dapat memicu pemadaman giliran distribusi air bersih ke pelanggan rumah tangga.
Warga berharap hujan deras dapat segera mengguyur wilayah Kota Manado untuk memulihkan kembali debit air tanah serta sumber air baku daerah.
"Kami sangat berharap hujan segera turun karena khawatir terjadi kemarau panjang yang bikin warga makin kesulitan air bersih," pukas Agus penuh harap.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!