PANDEGLANG - BEDAINNEWS.COM — Kisah Perjuangan Tukang Baluk Wanita di Pandeglang menjadi potret nyata ketangguhan ibu rumah tangga di Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (21/10/2026).
Sosok Bariah (42), warga Desa Tegalongok, Kecamatan Koroncong, setia menyusuri gang perumahan warga sejak pukul 07.12 WIB demi menjajakan aneka kebutuhan dapur dan sayur-mayur.
Di wilayah Kabupaten Pandeglang, profesi pedagang sayur dan bahan pokok keliling tersebut dikenal luas oleh masyarakat lokal dengan sebutan Tukang Baluk.
Bariah rela menempuh perjalanan belasan kilometer setiap hari tanpa mengeluh demi menopang perekonomian keluarga serta membesarkan kelima buah hatinya.

Rela Jalan Belasan Kilometer Demi Masa Depan Anak
Ketabahan dan ketekunan Bariah dalam menjajakan barang dagangan keliling kampung tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan pokok harian rumah tangganya.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Keuntungan dari hasil penjualan baluk tersebut juga secara konsisten disisihkan sebagai tabungan masa depan dan pendidikan anak-anaknya.
"Sama sekali tidak merasa lelah, karena dari hasil berjualan baluk ini kebutuhan sehari-hari keluarga bisa terpenuhi. Bahkan alhamdulillah, keuntungannya bisa disisihkan untuk kebutuhan anak-anak," ujar Bariah saat ditemui Bedainnews.com, Rabu (21/10/2026).
Jadi Solusi Praktis Penyelamat Ibu Rumah Tangga
Kehadiran sosok Bariah di koridor perumahan warga selalu dinantikan oleh para ibu rumah tangga karena dinilai sangat praktis dan menghemat waktu belanja.
Salah seorang pelanggan setia, Mimin (48), mengaku sangat terbantu dengan adanya penjual baluk keliling yang menyediakan bahan masakan komplet.
"Kalau lagi malas pergi ke pasar, kami cukup menunggu di depan rumah saja. Belanja di Mbak Bariah ini lengkap untuk kebutuhan masak makan siang. Walau ada selisih harga sedikit dibanding pasar induk, kami tidak capek dan tidak perlu berdesak-desakan," pukas Mimin.
Perjuangan Bariah menjadi bukti nyata bahwa kegigihan dan ketulusan seorang ibu di pelosok Banten mampu menggerakkan roda ekonomi keluarga sekaligus memberi kemudahan bagi sesama.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!