Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Kisah Haru Perantau Sragen Jual Es Krim Keliling di Sangihe

Kontributor: Iskandar Bariyah (Sangihe - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain|
Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 01.31 WIB
|
1 menit baca
Kisah Haru Perantau Sragen Jual Es Krim Keliling di Sangihe
Mas Heri, perantau asal Sragen, Jawa Tengah, penjual Es Krim Tom keliling, Selasa (13/10/2026). Foto: Iskandar Bariyah, Sangihe-Sulut.
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Penghasilan anjlok drastis, Mas Heri asal Sragen tetap gigih kayuh es krim keliling antarkecamatan di Sangihe demi keluarga. Simak kisah harunya!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Gelombang kenaikan harga kebutuhan pokok tidak hanya menghantam sektor rumah tangga, melainkan turut menggerus pendapatan para pedagang kecil di daerah.

2

Tantangan ekonomi tersebut dirasakan langsung oleh Mas Heri, seorang perantau asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang mencari nafkah sebagai penjual es krim...

3

Ditemui di sela aktivitasnya di depan SMP Negeri 2 Tabukan Utara, Heri menuturkan bahwa dinamika usahanya kini jauh lebih berat dibandingkan tahun-tahun...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

SANGIHE - BEDAINNEWS.COM — Gelombang kenaikan harga kebutuhan pokok tidak hanya menghantam sektor rumah tangga, melainkan turut menggerus pendapatan para pedagang kecil di daerah.

Tantangan ekonomi tersebut dirasakan langsung oleh Mas Heri, seorang perantau asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang mencari nafkah sebagai penjual es krim keliling di Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (13/10/2026) pagi.

Ditemui di sela aktivitasnya di depan SMP Negeri 2 Tabukan Utara, Heri menuturkan bahwa dinamika usahanya kini jauh lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan Pendapatan Bersih Harian

Selain persaingan jumlah pedagang yang semakin ketat, kenaikan harga berbagai barang di pasaran memicu penurunan daya beli masyarakat. Kondisi ini berdampak langsung pada perolehan pendapatan bersih harian yang ia bawa pulang ke rumah.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya saya bisa bawa pulang untung bersih sekitar Rp100 ribu sehari, sekarang rata-rata hanya berkisar Rp50 ribu, sesekali baru dapat Rp60 ribu," ungkap Heri.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Rute Keliling Antar-Kecamatan Demi Keluarga

Demi mengais rezeki, Heri memulai rutinitasnya sejak pukul 08.30 WITA selepas keluar dari rumah kontrakannya di Kampung Petta Barat, Kecamatan Tabukan Utara. Pada jam sekolah, ia menyasar kawasan sekitar lembaga pendidikan untuk menawarkan dagangannya kepada para pelajar.

Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan berkeliling menembus terik matahari, tidak hanya terbatas di Tabukan Utara, melainkan hingga menjangkau wilayah Kecamatan Kendahe.

Di balik peluh dan tantangan ekonomi yang kian menantang, Heri tetap bertahan demi istri dan anak-anaknya yang menunggu di kampung halaman Sragen. Harapannya sederhana, roda perekonomian segera pulih agar daya beli masyarakat kembali bergairah dan dagangannya laris seperti masa lalu.

Bagi Heri, ramainya pembeli bukan sekadar soal meraup untung lebih, melainkan kepastian dapur keluarga tetap mengepul di tanah perantauan.B

Kontributor: Iskandar Bariyah (Sangihe - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Perantau SragenPenjual Es KrimKepulauan SangiheKisah Inspiratif
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

2 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...