Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Umum

Dicibir, Penjual Bakso Ini Sukses Antar Anak Jadi Dokter

Kontributor: Adjurama Gustijah (Kota Bukittinggi - Sumbar)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 19 Oktober 2026 pukul 01.31 WIB
|
1 menit baca
Dicibir, Penjual Bakso Ini Sukses Antar Anak Jadi Dokter
Pedagang Bakso, Katijo biasa disapa Pak Lek, mampu menghantar anak jadi dokter, Minggu (18/10/2026). Dok. Adjurama Gustijah, Bedan News
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Pernah dicemooh, Pak Lek penjual bakso di Bukittinggi sukses antarkan anaknya jadi dokter spesialis saraf. Simak kisah perjuangannya!
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Hujan deras yang mengguyur Kota Bukittinggi pada Minggu (18/10/2026) memaksa sejumlah pengendara sepeda motor memilih menepi.

2

Mereka berteduh di sebuah kedai bakso sederhana di Jalan Dr.

3

Hamka, Kelurahan Pakan Kurai.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

BUKITTINGGI - BEDAINNEWS.COM - Hujan deras yang mengguyur Kota Bukittinggi pada Minggu (18/10/2026) memaksa sejumlah pengendara sepeda motor memilih menepi. Mereka berteduh di sebuah kedai bakso sederhana di Jalan Dr. Hamka, Kelurahan Pakan Kurai.

Di balik kepulan aroma gurih dan hangatnya semangkuk bakso yang disajikan, tersimpan jejak perjuangan panjang Katijoโ€”pria yang akrab disapa Pak Lekโ€”dalam menembus keterbatasan demi masa depan buah hatinya.

Merintis Usaha dari Gerobak Keliling

Perjalanan hidup Pak Lek menapaki dunia usaha dimulai sejak tahun 1986. Berbekal gerobak dorong yang dibantu sahabatnya, Pak Narjo, ia merintis usaha penjualan bakso dari nol dengan menjajakannya secara keliling kota.

Setelah kurang lebih 40 tahun menguras keringat mengelilingi sudut-sudut Bukittinggi, Pak Lek akhirnya memilih untuk berjualan secara menetap 13 tahun lalu hingga saat ini. Sebuah kedai sederhana di pinggir jalan, tepat di seberang simpang Jalan Situpo Raya, kini menjadi tempatnya menyambung hidup. Perjalanan puluhan tahun itu jelas tidak pernah lepas dari ujian.

Pak Lek mengenang bagaimana dirinya kerap menerima cemoohan dan cibiran dari sebagian pelanggan hanya karena memancangkan cita-cita setinggi langit: menyekolahkan anak-anaknya hingga ke bangku perguruan tinggi. Namun, ia memilih tak ambil pusing dan terus membanting tulang, dikuatkan oleh dorongan semangat dari seorang guru SMA 5 Bukittinggi yang memercayai mimpinya.

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Buah Ketekunan dan Doa yang Terjawab

Kerja keras tanpa henti itu kini membuahkan hasil nan manis. Anak laki-lakinya telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan kini bertugas sebagai dokter spesialis saraf di salah satu rumah sakit ternama di Bukittinggi.

Sementara itu, anak perempuannya tengah menempuh pendidikan dokter spesialis di Yogyakarta.

Pilar perjuangan keluarga ini makin kokoh berkat pendamping hidupnya, Mbak Sri. Sang istri yang sebelumnya berjualan jamu gendong keliling kini telah memodifikasi usahanya menggunakan sepeda motor. Keduanya bahu-membahu menopang ekonomi keluarga demi memastikan pendidikan anak-anak mereka tuntas.

Dengan mata yang berkaca-kaca saat mengenang getir manis perjalanan hidupnya, Pak Lek menyampaikan pesan mendalam bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah saat berhadapan dengan kesulitan hidup.

"Serahkan saja semuanya kepada Allah SWT, tugas kita hanya berusaha dengan tekun dan baik," ungkap Pak Lek dengan nada tenang.

Kisah Pak Lek menjadi bukti nyata bahwa jenis pekerjaan bukanlah ukuran besar kecilnya sebuah cita-cita. Lewat ketekunan, dukungan keluarga, serta doa yang meliturgi di setiap sujud, perjuangan sederhana dapat membuka jalan terang menuju masa depan yang jauh lebih baik.B

Kontributor: Adjurama Gustijah (Kota Bukittinggi - Sumbar)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Kisah InspiratifPenjual Bakso BukittinggiDokter SpesialisPerjuangan Orang Tua
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...